by

Di Tengah Wabah Corona, Stempel dan Tanda Tangan Dinkes Batam Dipalsukan

BATAM (HK) – Stempel dan tanda tangan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi diduga dipalsukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Stempel dan tanda tangan itu dipalsukan dalam sebuah surat imbaun Dinkes Batam tentang Covid-19. Adapun isi surat imbauan tersebut  agar perusahaan yang ada di Batam melakukan pembelian Alat Pelindung Diri (APD) kepada Dinkes Batam.

Adapun isi surat tersebut, “Menindaklanjuti imbauan Kementerian Ketenagakerjaan RI, melalui kewenangan Gubernur atau Walikota dan Bupati, kita meminta perusahaan-perusahaan melakukan upaya pencegahan penyebaran dan penanganan kasus wabah Covid-19 di lingkung kerja. Diantaranya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Maka kami dari Dinkes Batam memberikan surat imbauan kepada perusahaan untuk melengkapi fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) untuk pencegahan wabah Covid-19 dan dapat melakukan pembelian kebeberapa penanggungjawab atau pengurus di bawah ini.”

Terkait hal tersebut, Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi, mengatakan surat itu tidak ada pihaknya yang membuat, stempel dan tanda tangannya dipalsukan.

“Dinkes Kota Batam tidak pernah mengeluarkan surat seperti itu. Cap dan tanda tangan saya dipalsukan. Masalah ini sudah saya laporkan kepada Reskrim Polresta Barelang untuk ditindaklanjuti,” ucap Didi, Jumat (10/4/2020). (dam)

News Feed