by

Satres Narkoba Polres Tanjungpinang Musnahkan Sabu Seberat 251 Gram

TANJUNGPINANG (HK) – Sebanyak 251 gram narkotika Golongan I jenis sabu dari 306,73 gram barang bukti hasil tangkapan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang dari tersangka MS di Jalan Merdeka, pintu gerbang keluar Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang, Kamis 27 Februari 2020 lalu dimusnahkan, Kamis (9/4).

Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan dengan cara direbus dalam air mendidih di dalam panci dan dipimpin Kasares Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan disaksikan Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Wawan Rusmawan SH serta sejumlah insan Pers.

“Adapun barang bukti sabu yang dimusnahkan ini berasal dari tindak pidana narkotika dengan tersangka MS yang berhasil diungkap pada Kamis 27 Februari 2020 lalu di Jalan Merdeka, samping Bank PANIN Kota Tanjungpinang,” kata Kasares Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan.

Diterangkan, jumlah barang bukti sabu hasil pengungkapan dari tersangka MS saat itu sebanyak 4 paket besar dengan berat kotor 306,73 gram, kemudian disisihkan sebagian sebagai bahan tes labfor, sehingga tersisa berat bersih 251 gram.

“Pengungkapan kasus tersebut berawal informasi diterima dari masyarakat, adanya seserang yang diduga tengah menguasai narkotika jenis sabu untuk dibawa ke Batam, melalui Pelabuhan SBP Tanjungpinang.”kata Chrisman.

Disampaikan, tersangka MS mengaku sebagai warga Tanjungping Uban, Kabupaten Bintan yang ingin membawa sabu tersebut ke Batam untuk dijual.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut diperolah dari seseorang asal Malaysia,”terang Chrisman.

Selain sabu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti lain dari tersangka MS, berupa 1 buah tas ransel warna hitam, 1 unit timbangan digitan warna merah, seperangkat alat hisap sabu, 1 bundel plastik bening, 1 buah kotak rokok, 1 unit handpone beserta katu di dalamnya.

“Perbuatan tersengka dijerata sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidan mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda Rp10 miliar,”pungkasnya.(nel)

News Feed