by

Begini Riwayat Perjalanan 1 Anak Positif Corona di Batam, Setelah Ibunya Meninggal Dunia

BATAM (HK) – Hari ini 5 orang warga Kota Batam, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Diantaranya adalah 1 anak-anak (13 tahun).

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, anak tersebut dinyatakan positif setelah pemeriksaan swabnya telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Rudi menjelaskan, anak itu laki-laki berusia 13 Tahun adalah pelajar. Dia beralamat di perumahan kawasan Batam Centre. Dimana dia adalah close contact primer atau kontak erat terdekat dengan kasus 04 yang merupakan ibu kandungnya.

Pada saat ibunya dalam perawatan, dia tinggal sendiri di rumah sampai kakeknya datang untuk mendapinginya dan pada saat itu dia sudah merasakan adanya gangguan kesehatan, badannya terasa demam, ada muntah dan batuk ringan.

“Kemudian oleh tim medis puskesmas setempat dilakukan pemeriksaan dan diberi obat,” kata Rudi dalam rilisnya yang diterima haluankepri.com, Kamis (9/4/2020) malam.

Pada tanggal 30 Maret 2020 lalu lanjut Rudi, ibunya meninggal dunia dan setelah itu mengingat dia dikategorikan sebagai close contact erat terdekat maka ditetapkanlah sebagai ODP dan ditempatkan di Rusun Tanjung Uncang guna dilakukan observasi dan pemantauan kondisi kesehatannya.

Pada 1 April 2020 yang bersangkutan dilakukan RDT, dengan hasil “Reaktif” serta dilanjutkan dengan pengambilan spesimen swab yang hasilnya belum dapat diperoleh pada saat itu.

Selama dalam pantauan petugas di tempat observasi Tanjung Uncang kondisi yang
bersangkutan terlihat semakan membaik. Dan pada hari ini sample swabnya baru diterima dengan kesimpulan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Selanjutnya dengan merujuk hasil hasil swab tersebut yang bersangkutan dirujuk untuk dilakukan perawatan yang lebih intensif di ruang isolasi/PIE RSBP Batam dan kondisi yang bersangkutan hingga saat ini dalam keadaan stabil,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pasien yang positif virus Corona ke-4 (30 tahun) di Batam itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, Jumat (3/4/2020) lalu sekira pukul 16.30 WIB.

Dia memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia pada tanggal 29 Februari 2020 lalu dan langsung kembali ke Batam pada hari itu juga. Dia dirawat di ruang isolasi gedung Kirana RSUD Embung Fatimah sejak 30 Maret 2020, guna dilakukan perawatan yang intensif.

“Namun, setelah dilakukan perawatan oleh tim medis, tadi sekira pukul 16.30 WIB yang bersangkutan meninggal dunia,” ucap Rudi dalam rillis yang diterima haluankepri.com. Jumat (3/4/2020). (dam)

News Feed