by

BC Percepat Layanan Impor APD dan Alkes Untuk Penanggulangan Covid-19

BATAM (HK) – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam, mempercepat proses impor Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Kesehatan (Alkes), untuk Penanggulangan Covid-19 atau Virus Corona, sesuai Standar (SOP).

Hal tersebut Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 yakni
tentang Gugus Tugas percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dirubah dengan Keputusan Presiden di Nomor 9 Tahun 2020, terkait percepatan pelayanan dari impor barang untuk keperluan penanggulangan virus corona.

Kepala Bidang Humas dan BKLI BC Batam, Sumarna mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan cepat terhadap impor APD dan Alkes dalam penanggulangan COVID-19 di Wilayah Batam dan di Kepulauan Riau (Kepri), secara online.

“Bagi masyarakat yang akan mengimpor APD dan Alkes, dalam penanggulangan COVID-19 di Wilayah Batam dan Kepri, dapat mengakses laman resmi INSW di http://insw.go.id,” ungkap Sumarna.

Lalu, imbuhnya, klik menu Aplikasi INSW dan memilih submenu Perizinan Tanggap Darurat. Dan pemohon dapat memilih menu Pengajuan Rekomendasi BNPB.

“Setelah mencentang jenis rekomendasi untuk Rekomendasi Pengecualian Tata Niaga Impor dan Rekomendasi Fasilitas Pembebasan Bea Masuk Impor, pemohon mengisi formulir pada laman INSW dan mengungah untuk dokumen
persyaratan sesuai dengan jenis permohonan,” sebut Sumarna.

Untuk selanjutnya paparnya, pemohon cukup memantau status di pengajuan rekomendasi melalui fitur Tracking Pengajuan Rekomendasi BNPB di laman resmi INSW.

“Setelah proses analisis selesai, sistem akan menerbitkan persetujuan ataupun penolakan pengajuan rekomendasi. Untuk barang tujuan non komersial, stelah mendapat rekomendasi dari BNPB, pemohon mengajukan dokumen PPFTZ-01 dengan melampirkan rekomendasi dari BNPB,”

Selanjutnya, kata Marna, BC akan memproses hingga terbit Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) sebagai dokumen pengeluaran barang impor keluar Pelabuhan.

“Di barang tujuan komersial, setelah mendapat rekomedasi dari BNPB, pemohon mengajukan dokumen PPFTZ-01 dengan bisa melampirkan rekomendasi dari BNPB dan surat persetujuan impor dari BP Batam,” sebut Kabid BKLI BC ini.

Kemudian, katanya, BC akan bisa memproses hingga terbitya Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) sebagai dokumen pengeluaran barang impor keluar Pelabuhan.

“Bagi masyarakat Batam yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai hal pelayanan pemasukan barang untuk penanggulangan Covid-19, dapat menghubungi Contact Center BC Batam (0778) 429446 atau ke, 0812-2111-1484 (Whatsapp Only),” pungkasnya.(vnr)

News Feed