by

“Kita Selalu Dekat…”

  • Oleh: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Sejak kebijakan “kerja dari rumah” dikeluarkan, lebih tiga puluh hari seluruh anggota tim kerja tidak pernah bertatap muka langsung. Biasanya, paling lama, lima hari sekali, semuanya ngumpul sambil ngopi-ngopi sambil membicarakan banyak hal, termasuk menanyakan kabar keluarga masing-masing, hingga cakap-cakap lepas. Pokoknya, setiap perjumpaan semua datang dengan wajah bahagia dan diakhiri dengan senyum gembira.

Namun, kini pertemuan hanya bisa dilakukan via telekonferensi yang maksimal sekali sepekan atau dalam waktu-waktu tertentu.

Awal-awalnya, komunikasi dan koordinasi itu berlangsung menarik. Namun, akhir-akhir ini, hampir semua anggota tim kerja merasa ada yang “hilang”.

“Kenapa? Kok kurang semangat pagi ini?” tanya Sang Pimpinan saat telekonferensi pagi tadi.

“Iya, Pak. Sehebat-hebatnya teknologi, tidak bisa menggantikan keakraban saat bertatap muka langsung,” ucap salah seorang dari tim kerja.

“Betul, Pak. Tidak ada kopi susu, tidak ada teh, tidak ada roti bakar yang kita makan bersama, dan joke-joke lucu dari masing-masing kita,” timpal yang lain.

“Benar, Pak. Kangen juga baca undangan di WA Group untuk ngopi di tempat biasa,” tambah yang lain.

Ungkapan itu juga diaminkan oleh yang lain.

“O, gitu. Ya. Apa yang kawan-kawan rasakan, itu pula yang ada pada saya. Hampir sebulan kita tidak tatap muka langsung, rasa rindu ini juga terus menggunung. Tapi, sabar, semoga kondisi ini segera pulih,” jawab Sang Pimpinan.

“Iya, Pak. Kapan-kapan ngopi bareng kita…Lewat teknologi ini kita tidak bisa merasakan pahit, manis, dan gurihnya racikan kopi yang kita minum,” ucap yang berkaca mata.

“Sepakat saya itu,” kata yang agak gemuk.

“Lewat teknologi, kita memang dapat melihat wajah kita masing-masing. Tapi, rasanya tidak seindah saat berjumpa langsung. Kita masih terasa jauh,” tambah yang lain.

Mendengar ucapan-ucapan itu, suasana diam sejenak.

“Ya, saya paham apa yang kawan-kawan rasakan. Tapi, saya berharap, kondisi ini tidak mengendorkan semangat kita. Kita berharap, situasi seperti ini segera pulih dan kita bisa beraktifitas seperti sebelumnya,” ujar Sang Pimpinan.

“Namun, perlu saya sampaikan, walaupun kita hanya bisa bertatap muka via teknologi, tapi bagi saya, teman-teman selalu dekat,” katanya lagi.

“Sebab apa? Nama teman-teman ada dalam doa-doa saya, seperti saya mendoakan orang-orang yang saya cintai dalam hidup saya. Saya selalu meminta pada Allah SWT, kita semua selalu diberi kesehatan dan sukses dalam setiap aktifitas kita,” pungkasnya. ***

Perumahan Cendana Batam Centre, 7 April 2020

News Feed