by

Sebanyak 12.954 Karyawan di Batam Kehilangan Pekerjaan

BATAM (HK) – Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, sebanyak 12.954 karyawan di Kota Batam yang kehilangan pekerjaan karena dampak dari wabah virus Corona.

Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Syakyakirti mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 7486 orang dikurangi jam kerjanya.

Kemudian, 1939 orang dirumahkan, 3411 orang cuti tidak dibayar (unpaid leave) dan 118 orang Pemutusaan Hubungan Kerja (PHK).

“Karyawan itu adalah dari 233 perusahaan dan sebagian besar perusahaan itu bergerak di bidang restoran, bidang pariwisata dan juga jasa,” ucap Rudi.

Ditambahkannya menindaklanjuti surat surat imbauan Walikota Batam, surat Disnaker Kota Batam serta adanya imbauan pemerintah dan WHO tentang kewajiban memakai masker tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Corona.

Untuk itu diminta kepada semua pekerja di tempat kerja dan beraktivitas di luar rumah diwajibkan memakai masker.

“Nanti akan dilakukan sidak di Iapangan secara berkala oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam. Masker dapat digunakan dari bahan kain dan bisa dipakai berulang kali setelah dicuci bersih,” pungkasnya.(dam)

News Feed