by

BC Kepri Gagalkan Penyelundupan Kayu Teki ke Singapura

KARIMUN (HK) – Petugas patroli jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea cukai (DJBC) Kepri menggagalkan penyelundupan kayu teki ke Singapura, yang diangkut KM Putra Abadi di Pulau Kabon Kecil, Belakangpadang, Jumat (3/4/2020).

Kakanwil DJBC Kepri, Agus Yulianto dalam keterangan pers, Senin (6/4/2020) mengatakan, penegahan KM Putra Abadi yang memuat ribuan kayu teki ke Singapura tersebut tanpa dilindungi dengan dokumen pabean.

“Sebelum dilakukan penindakan, terlihat sebuah speedboat dengan beberapa orang diatasnya bertolak dari sarana pengangkut tersebut,” ujar Agus.

Menurut dia, petugas Bea Cukai Kepri melakukan usaha pengejaran terhadap speedboat tersebut. Untuk menghindari resiko sabotase sarana pengangkut tersebut, dalam waktu yang bersamaan beberapa petugas Bea Cukai Kepri melakukan pemeriksaan terhadap kapal KM Putra Abadi yang sudah ditinggalkan.

“Pada saat dilakukan pengejaran speedboat dikarenakan oleh perairan yang cukup dangkal dan tidak memungkinkan dilakukan pengejaran,” jelasnya.

Dikatakan, speedboat tersebut hilang jejak di balik pulau-pulau di sekitar Pulau Labon Kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan KM Putra Abadi dalam keadaan kosong (tanpa ABK) dengan muatan kayu teki.

“Saat ini, KM Putra Abadi bersama barang bukti sudah dibawa menuju Kanwil DJBC Khusus Kepri,” katanya.

Menurut dia, kasus KM Putra Abadi yang memuat barang larangan ekspor tersebut, merupakan kasus yang dapat dikenakan sanksi pidana karena telah mengangkut barang lartasdan juga tanpa dilindungi dengan dokumen pabean.(ham)

News Feed