by

30 Unit Tempat Cuci Tangan Tersebar di Pusat Keramaian Karimun

Karimun (HK) – Sebanyak 30 unit tempat cuci tangan yang terdiri dari tanki air dan wastafel sudah dipasang di tempat strategis dan lokasi keramaian di Karimun.

Tempat cuci tangan tersebut merupakan bantuan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun.

Secara simbolis, 6 unit tempat cuci tangan diserahkan Ketua Apindo Karimun, Alex Ng alias Cunheng bersama Ketua PSMTI Karimun Eddy Asun di Coastal Area Tanjungbalai Karimun, Jumat (4/4/2020).

Sementara, tempat cuci tangan lainnya masing-masing ditempatkan, 1 unit di Pasar Sri Karimun, 1unit di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, 1 unit di Pelabuhan KPK, 1unit di Pelabuhan Parit, 1 unit di Rumah Duka SV, 1 unit di Masjid Baitul Karim, 1 unit di tugu MTQ dan 1 unit di Coastal Area.

Kemudian, untuk wilayah Puakang juga ditempatkan 1 unit di Rumah Duka, 1 unit di Pasar Baru, 1 unit di Pasar Puan Maimun dan 1 unit di Simpang Paradise.

Selanjutnya, untuk wilayah Baran dan Meral juga disebarkan, 1 unit di Pasar Naga Mas, 1 unit di dekat SDN Cahaya Meral, 1 unit di Masjid Al Falah Sungai Pasir, 1 unit di Masjid Al Jihad Baran, 1 unit di Toserba Top 100, 1 unit di Ma Chou, 1 unit di rumah duka Meral 1 dan 1 unit di depan Toko Logo.

Begitu juga untuk wilayah Tebing, tempat cuci tersebut diletakkan, 1 unit di Pasar PN, 1 unit di terminal PN, 1 unit di Pekong Bati dan 1 unit di Masjid Pamak.

Sementara, lima unit tempat cuci tangan lainnya diatur oleh Pemkab Karimun.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengucapkan terima kasih kepada Apindo dan PSMTI Karimun yang terus menunjukan kepeduliannya dalam menangani penyebaran virus corona di Karimun, salah satunya dengan memberikan bantuan tempat cuci tangan.

“Alhamdulillah, kami mewakili Pemkab Karimun mengucapkan terima kasih kepada Apindo dan PSMTI Karimun yang telah menyumbangkan 30 unit tanki air beserta wastafelnya yang akan digunakan oleh warga untuk mencuci tangan,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Kata Rafiq, masyarakat Karimun harus bisa memanfaatkan alat pencuci tangan yang sudah disediakan di lokai-lokasi strategis di Karimun. Tujuannya, agar masyarakat bisa senantiasa menjaga kebersihan tangan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Menurut dia, tanki tersebut akan diisi air bersih dan dilengkapi dengan cairan pembersih. Tujuannya, agar warga bisa memanfaatkan air tersebut untuk mencuci tangan.

“Pada saat pandemi corona ini, kita kan harus sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun. Untuk itu, Apindo dan PSMTI Karimun telah menyumbangkan 30 unit tanki air bagi masyarakat Karimun,” ujar Aunur Rafiq.

Menurut dia, agar air di dalam tanki tersebut bisa terus terisi dan terjaga dengan baik, maka akan ada petugas yang akan mengontrol dan mengisi ulang. Begitu juga untuk pengamanan tanki tersebut akan diawasi oleh petugas yang telah ditunjuk.

Ketua PSMTI Karimun, Eddy Asun mengatakan, Apindo dan PSMTI Karimun akan terus mendukung Pemkab Karimun beserta Tim Gugus Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Karimun dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona di Karimun.

Bukan hanya Apindo dan PSMTI Karimun saja, Lion Clubs, salah satu organisasi internasional yang memiliki perwakilan di Karimun juga turut andil dalam membantu alat cuci tangan ini, yakni dengan menyumbang 10 buah kaki tanki air.

“Intinya, Apindo dan PSMTI Karimun akan terus mendukung Pemkab Karimun dalam mencegah penyebaran virus corona. Sesuai arahan Pak Bupati, kita juga meminta masyarakat agar jangan panik menghadapi situasi ini. Mari kita semua bergandengan tangan, karena dengan semangat kebersamaan pasti kita bisa mengatasi masalah corona,” ujar Eddy Asun. (ham)

News Feed