by

Mucikari Pelajar Dibekuk

Batuaji (HK) – Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, mengungkapkan, pihaknya menangkap sepasang kekasih yang terlibat kasus perdagangan manusia, pada (1/3/20) silam.

“Awalnya ada aduan masyarakat terkait transaksi prostitusi online yang melibatkan pelajar di wilayah Batuaji. Hal ini dimanfaatkan para pelaku saat aparat kepolisian dan instansi pemerintah lainnya fokus menangani penyebaran covid-19 saat ini,” katanya, Jumat (3/4/20).

“Saat kita telusuri ternyata benar. Dan korban umumnya pelajar SMP dan SMA. Semuanya masih aktif sekolah,” ujar Dalimunthe.

Untuk melancarkan aksinya, korban dipasarkan pelaku melalui media sosial ataupun aplikasi WhatsApp dan MiChat.

Yang parahnya lagi, pelaku utamanya adalah No, remaja wanita yang duduk di bangku SMA di Batam dan pelaku itu dikenal sebagai mucikari bagi pelajar perempuan di Batuaji dan Sagulung.

Pelaku sudah banyak memasarkan anak remaja perempuan kepada pria hidung belang. Dalam menjalankan aksinya, No beraksi bersama HK (pelaku lain yang sudah diamankan) serta Y (pelaku lain yang masih DPO).

“No ini dikenal sebagai mami Ndut oleh kalangan pelajar perempuan. Dia sudah banyak memasarkan anak-anak sekolah ke pria hidung belang. Dia ini masih sekolah juga tapi merangkap sebagai mucikari. Namanya sudah cukup terkenal. Kalau ada siswa perempuan yang mau “jual diri” biasanya dia yang dihubungi. Dia punya link dan jaringan ke pria hidung belang,” tutur Dalimunthe.

Selain dua remaja yang disebut sebagai korban ini, polisi juga menangkap dan menahan sepasang remaja lain yang berinisial HK (15) No (16).

Kedua pelaku dijerat Undang-undang Perlindungan Anak. (ded)

News Feed