by

Ini Riwayat Pasien Keempat Positif Corona di Batam Hingga Meninggal

BATAM (HK) – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengumumkan bahwa orang yang positif terjangkit virus Corona di Kota Batam bertambah lagi, yakni sekarang sudah berjumlah 4 orang.

“Pasien ke 4 yang positif Corona ini adalah warga Batam, perempuan berumur 33 tahun. Tadi sekira pukul 16.30 WIB dia meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah,” ucap Rudi dalam rilis yang diterima haluankepri.com. Jumat (3/4/2020) sore.

Dikatakan Rudi, bahwa pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia pada 29 Februari 2020 lalu dan langsung kembali ke Batam pada hari itu juga.

Pada 20 Maret 2020 yang dia merasa demam dan kurang enak badan. Pada 23 Maret 2020 dia mengalami batuk darah disertai keringat dingin, dan langsung memeriksakan diri ke IGD Rumah Sakit Swasta yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh dokter serta hasil pemeriksan penunjang diagnostik lainnya pada foto rontgen disimpulkan ada kesan infiltrat di kedua lapang paru, serta hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil leukopenia ringan.

“Selanjutnya diharuskan menjalani tindakan rawat inap di rumah sakit tersebut. Selama dalam perawatan yang bersangkutan kondisinya membaik atau stabil sehingga diperbolehkan oleh dokter pulang pada tanggal 25 Maret 2020,” ujar Rudi.

Kemudia lanjut Rudi, pada malam hari tanggal 26 Maret 2020 yang dia kembali merasakan keluhan yang sama selanjutnya berobat kembali ke IGD RS Swasta tersebut dan setelah diperiksa yang bersangkutan diperbolehkan kembali pulang kerumah.

Namun pada 27 Maret 2020 siang harinya, dia kembali mengalami keluhan yang sama yang disertai batuk berdarah serta kondisi yang agak lemah, sehingga yang bersangkutan datang kembali IGD rumah sakit tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang intensif oleh dokter serta ditunjang dengan hasil diagnostik foto rontgen yang baru yang disertai dengan pengambilan sample swab oleh Tim Analis Kesehatan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

“Yang bersangkutan dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dan setelah itu langsung dirujuk ke RSUD Embung Fatimah sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Batam,” bebernya.

Ditambahkannya, di RSUD Embung Fatimah yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi Gedung Kirana guna dilakukan perawatan yang intensif, namun setelah dilakukan perawatan oleh tim medis sekira pukul 16.30 WIB tadi yang bersangkutan meninggal dunia.

“Saat ini sedang dilakukan proses kontak tracing terhadap semua orang yang ditenggarai telah kontak dengan kasus 04 ini selama yang bersangkutan berinteraksi dan beraktifitas ditempat tinggal maupun ditempat bekerjanya,” tutupnya. (dam)

News Feed