by

Ombudsman Kepri: Gunakan Fasilitas Teknologi

Batam (HK) – Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Siadari mengingatkan kepada Pemerintah Daerah hingga Pejabat Negara, untuk tidak menyelenggarakan kegiatan seremonial yang dapat mengumpulkan banyak orang maupun keramaian, salah satunya jumpa pers.

Mengingat, hal tersebut terbilang disengaja guna menghambat dan menghentikan sebaran wabah virus corona atau Covid-19.

“Acara atau seremoni yang menyebabkan keramaian merupakan kegiatan berisiko tinggi penyebaran COVID-19 serta membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat luas. Untuk itu, kami mengimbau kepada Pemerintah daerah untuk bisa menggunakan berbagai fasilitas teknologi yang tersedia,” jelas Lagat saat dihubungi pada, Kamis (2/4/2020).

Ditegaskannya, penggunaan teknologi (Tele-conference) memang lebih baik, akan tetapi keefektifannya dikembalikan kembali ke personal dan institusi terkait.

“Intinya adalah apakah Pemerintah Daerah di Batam dan Kepri sudah siap dengan semua peralatan teknologi yang dibutuhkan untuk itu, Semoga saja,” jelasnya.

Diketahui, Ombudsman Republik Indonesia menemukan bahwa ditengah upaya menghambat dan menghentikan sebaran wabah virus COVID-19, masih ada beberapa pejabat tinggi negara yang menyelenggarakan acara seremonial dan mengundang media untuk meliput.

Dalam kondisi darurat wabah seperti saat ini, semestinya acara seremonial ditiadakan. Tidak perlu mengundang awak media untuk meliput.

Apabila ada kegiatan yang sangat penting untuk dipublikasikan, Ombudsman Republik Indonesia menyarankan agar memanfaatkan teknologi informasi, yaitu melalui Live Streaming, tanpa mengundang awak media untuk hadir secara fisik guna meliput. (dam)

News Feed