by

“TKA di PT BAI Bintan Diminta Segera Dideportasi!”

Bintan (HK) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Agus Wibowo, marah besar dan mengutuk keras kebijakan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Galang Batang. Sebab, disituasi pandemik virus corona, perusahaan itu masih ‘mengimport’ tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok.

Tentu saja, pria yang akrab disapa AW ini menilai, kebijakan perusahaan yang menguasai wilayah kawasan ekonomi khusus (KEK) di Galang Batang itu tidak sejalan dengan jerih payah TNI-Polri, pemerintah dan semua unsur masyarakat dalam upaya memutus rantai penularan virus corona dengan memeranginya secara bersama.

Kemarahannya semakin tersulut lantaran dirinya begitu banyak mendengar suara ketakutan dari masyarakat Bintan yang khawatir kehadiran para TKA asal Tiongkok ke Bintan itu bakal membawa bencana besar bagi Bintan.

“Dengan tegas saya sebagai Ketua DPRD Bintan mengutuk keras kebijakan perusahaan (PT BAI). Bukan karantina, tapi kami meminta supaya mereka (TKA) segera dideportasi dari Bintan,” ungkap AW yang kesal, Rabu (1/4/2020) siang.

Sedari awal, dirinya sudah kesal dengan PT BAI yang sudah berulang kali mendatangkan TKA dari luar. Bahkan, AW pernah menginisiasi untuk melakukan razia besar-besaran bersama unsur TNI-Polri dan instansi vertikal lainnya ke PT BAI.

“Jika bukan karena imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri terkait larangan berkumpul. Kemarin kita sudah lakukan razia. Karena ini masalah bersama, untuk memerangi corona,” kata AW.

Meski kewenangan terkait TKA ada di Pemprov Kepri, Ia menambahkan, Bupati Bintan Apri Sujadi sudah melakukan komunikasi langsung dengan Kepala Disnaker Provinsi Kepri. Dirinya masih menunggu hasil keputusan.

“Secara lembaga nanti kita masih menunggu hasil koordinasi Bapak Bupati dengan provinsi. Yang jelas ini harus segera dideportasi,” timpalnya.

Sebanyak lebih dari 30 orang TKA asal Tiongkok yang berencana akan bekerja di PT BAI masuk dari pelabuhan penumpang Bulang Linggi Tanjunguban melalui Batam.

Jauh sebelum ini, sudah ada beberapa TKA yang masuk juga ke PT BAI hingga membuat para pekerja lokal di PT BAI ketakutan lantaran para TKA itu membawa virus corona.

Sebelumnya, Bupati Bintan Apri Sujadi kesal mengetahui banyaknya TKA asal Tiongkok yang masuk ke Bintan lantaran diimport PT BAI.

Sebagai kepala daerah, Apri menilai perusahaan tidak empati terhadap situasi pandemik corona saat ini.

“Kewenangan tidak ada di kita, namun dengan masuknya TKA ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi kami, ditengah semangat kita untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus corona,” ujar Apri bernada geram, Selasa (31/3) kemarin. (oxy)

News Feed