by

Dinkes Periksa TKA PT BAI Pakai ‘Alat Tes Cepat’. Ini Hasilnya

Bintan (HK) – Usai mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak terkait keberadaan orang asing (TKA) asal Tiongkok yang diimport PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Galang Batang, akhir sebanyak 39 TKA itu akan dikeluarkan dari Kabupaten Bintan terhitung Kamis (2/4/2020) besok.

Berbagai protokol penanganan pun dilaksanakan termasuk pemeriksaan kondisi kesehatan para TKA yang terlanjur sudah masuk ke Kabupaten Bintan disituasi pandemiK virus corona saat ini.

Satu per satu TKA diperiksa dengan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh.

“Sudah kita cek tidak ada yang sakit, alat tes cepat non reaktif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bintan dr Gama F Isnaeni, Rabu (1/4/2020) siang.

Para TKA yang masuk ke Bintan melalui pelabuhan penumpang Bulang Linggi Tanjunguban itu, tiba di Batam setelah landing menggunakan pesawat dari Jakarta pada, Selasa (31/3/2020) kemarin.

Kebijakan PT BAI ditengah situasi dimana semua unsur TN-Polri dan pemerintah serta elemen masyarakat bersatu melawan virus corona dengan melakukan karantina mandiri. Malahan perusahaan yang mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) Galang Batang itu secara terang-terangan mendatangkan orang asing masuk ke Bintan.

Bupati Bintan Apri Sujadi, Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo marah besar dan menilai pihak perusahaan tak sejalan dengan niatan melawan wabah virus corona dengan langkah memutus rantai penularan virus penyebab COVID-19 tersebut.

Sebelumnya, Ketua Administrator KEK Galang Batang, Hasfarizal Handra menyampaikan, kalau timnya datang ke PT BAI Rabu (1/4) siang untuk menindaklanjuti kedatangan TKA dikawasan itu saat pandemic virus corona.

Ia mengatakan, secara prosedur kedatangan para TKA itu memenuhi syarat dari sisi dokumen administrasi keimigrasian dan prosedur karantina kesehatan.

Akan tetapi, sambung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bintan itu, hasil pemeriksaan Disnaker Provinsi Kepri, para TKA itu belum memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA)

“Untuk itu sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mereka harus dikembalikan dan tidak boleh berada dilokasi PT BAI hingga memenuhi prosedur persyaratan sebagai TKA,” ujarnya. (oxy)

News Feed