by

Apindo-PSMTI Karimun Salurkan Bantuan ke SMPN 2 Tebing dan RSBT

KARIMUN (HK)-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun terus menyalurkan bantuan kepada Pemkab Karimun dalam membantu penanganan wabah corona virus disease 2019 (covid-19).

Kali ini, Apindo dan PSMTI menyalurkan sejumlah perlengkapan di SMPN 2 Tebing yang telah ditunjuk oleh Pemkab Karimun sebagai lokasi karantina bagi orang dalam pemantauan (ODP).

Bantuan yang disalurkan kesana seperti 100 lembar tilam, 20 unit kipas angin, tikar dan kembes 30 helai dan dispenser 20 buah. Sementara, untuk Tanjungbatu juga disalurkan 150 tilam.

Bukan hanya ke lokasi karantina bagi ODP saja, bantuan juga disalurkan kepada Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT). Untuk rumah sakit milik PT Timah Tbk tersebut, Apindo dan PSMTI Karimun menyalurkan 100 paket alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien dalam pengawasan (PDP).

Ketua PSMTI Kabupaten Karimun, Eddy Asun mengatakan, bantuan yang disalurkan kepada SMPN 2 Tebing dan sekolah di Tanjungbatu yang sudah ditetapkan sebagai lokasi karantina bagi ODP. Sebab, sekolah yang telah ditetapkan sebagai lokasi ODP masih belum dilengkapi tempat tidur, kipas angin, kembes dan dispenser.

“Kami akan terus menyalurkan bantuan untuk penanganan Covid-19 dalam membantu pemerintah daerah Karimun. Kami akan terus mendata apa-apa saja barang-barang yang dibutuhkan dalam penanganan covid-19 ini. Sehingga, bisa secepatnya kami pesan. Kalau barangnya tak ada di Karimun, maka akan kami pesan ke Batam bahkan ke Singapura,” ujar Eddy Asun.

Senada, Ketua Apindo Karmun, Alex Ng atau Cunheng mengatakan, Apindo dan PSMTI Karimun akan terus bergandengan tangan dalam membantu Pemkab Karimun untuk mengatasi persoalan wabah corona.

“Kami dari PSMTI dan Apindo bergandengan tangan untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Karimun. Kita berharap dukungan lebih banyak dari kalangan kita, masyarakat Karimun dan juga warga kami dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Pemda Karimun, agar masalah yang kita hadapi saat ini bisa teratasi dengan baik,” ujar Cunheng.

Cunheng berharap, agar lintas sektoral di Karimun bisa bergandengan tangan dalam mencegah penyebaran virus corona di Karimun, sesuai dengan peranan dan kemampuan masing-masing. Dirinya yakin, ketika semua masyarakat Karimun sudah bersatu, maka penyebaran virus corona di daerah ini bisa dihentikan.

“Kita akui, virus corona ini sudah menyebar di 200 negara di dunia. Bahkan, salah seorang warga Karimun sudah ada yang dinyatakan positif. Namun semua belum terlambat, ketika kita semua bekerja keras untuk mencegah penyebaran virus corona ini, saya yakin semua bisa diminimalisir,” pungkas Cunheng.

News Feed