by

SMPN 2 Tebing Salah Satu Lokasi ODP di Karimun

Karimun (HK) – Rencana Pemkab Karimun yang akan menjadikan sejumlah hotel sebagai tempat karantina bagi orang dalam pemantauan (ODP) corona virus disease 2019 (covid-19), ternyata mendapat penolakan dari warga yang bermukim di lokasi hotel tersebut.

Untuk menghindari keresahan warga, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Rachmadi, Kepala Dinas Pendidikan, Bakri Hasyim, dan Kepala Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Karimun mengunjungi SMPN 2 Tebing yang akan dijadikan tempat ODP corona.

Alasan menjadikan SMPN 2 Tebing sebagai lokasi OPD corona karena jauh dari pemukiman masyatakat.

“SMPN 2 Tebing akan kita jadikan lokasi ODP bagi penyebaran virus Covid 19,” ujar Aunur Rafiq.

Kata Rafiq, untuk PDP masih difokuskan di RSUD dan Puskemas Meral Barat. Jika dan seandainya terjadi pembeludakan pasien maka akan dikirim ke rumah sakit khusus corona di Pulau Galang, Batam.

“Untuk di Kecamatan Kundur juga akan kita pindahkan dari sebelumnya di Hotel 99 akan kita pindahkan ke SMPN 3 Kuba , SMPN 3 Kuta dan SMUN 3 Kuta nanti akan kita sosialisasikan kembali, tegas Rafiq.

Bupati Rafiq berharap, masyarakat Karimun bisa menerima kebijakan menjadikan sekolah sebagai tempat bagi ODP corona. Sebab, menurut dia, tak ada yang tahu siapa yang akan ditempatkan disana.

“Bisa jadi itu bagian dari keluarga kita,” pungkasnya. (ham)

News Feed