by

Bill Gates Minta Pemerintah untuk Lockdown AS

JAKARTA (HK) – Pendiri Yayasan Amal Bill dan Melinda Gates Foundation, Bill Gates meminta kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk segera memberlakukan kebijakan lockdown secara nasional untuk menekan penyebaran pandemi virus corona.

Gates merespons lonjakan kasus covid-19 di AS yang terus bertambah setiap harinya, ia menyebut pertumbuhan persebaran virus corona terus bertambah 33 persen setiap hari di Negeri Paman Sam itu.

“Kami [warga AS] sedang di masa sulit, jika dijalankan dengan tepat, kami hanya perlu rentang waktu selama 6 hingga 10 minggu, tetapi [lockdown] harus dilakukan secara nasional,” terang Gates dalam video yang dikutip dari CNN, Sabtu (28/3).

Pendiri Microsoft itu juga mengatakan bahwa pernyataan Presiden Trump tentang kemungkinan membuka kawasan AS pada bulan April ‘tidak realistis’. Gates menunjuk pada fakta bahwa jumlah kasus masih terus meningkat.

“Pendekatan isolasi ini tidak boleh dari negara ke negara, tetapi dalam skala nasional,” tambahnya.

Gates memprediksi lonjakan tersebut akan terus bertambah hingga pada periode puncak April mendatang. Oleh karena itu ia menghimbau selain kepada pemerintah, juga warga AS untuk memiliki kesadaran diri untuk menekan virus dengan mematuhi aturan seperti tidak beraktivitas di luar rumah.

Gates kembali mempertanyakan kesediaan orang untuk kembali ke kehidupan sehari-hari dengan pendekatan konsumer jika ancaman virus masih mengalami lonjakan cepat. Saat ini AS telah memberlakukan kebijakan untuk meliburkan sekolah sampai masa yang ditentukan.

Gates juga mendorong untuk seluruh warga dan pemerintah untuk bekerjasama dan mendukung penemuan vaksin agar angka kasus covid-19 di AS segera menurun.

“Kita perlu memiliki kemampuan untuk meningkatkan diagnostik, obat-obatan dan vaksin dengan sangat cepat,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, AS mengalami lonjakan kasus virus corona sama seperti China, Italia, dan Korea Selatan. Bahkan kini persebaran covid-19 perlu dianggap serius karena memiliki kasus tertinggi melebihi China yang merupakan negara asal virus berasal.

Per (28/3) total kasus positif covid-19 di AS mencapai angka 103.942 dengan jumlah total kematian 1.689 jiwa. (*)

 

Sumber: CNN Indonesia

News Feed