by

APD Bagi Tenaga Medis Terus Mengalir dari Apindo dan PSMTI Karimun

Karimun (HK)-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun kembali menyumbangkan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang bertugas merawat pasien suspect dan positif corona yang kini dirawat di RSUD M Sani.

Sumbangan APD itu diserahkan Ketua Apindo Karimun, Alex Ng dan Ketua PSMTI Karimun, Eddy Asun kepada Direktur RSUD M Sani, dr Zulhadi di Karimun City Hotel, Sabtu (28/3/2020).

Rincian APD yang diserahkan tersebut diantaranya 150 cover all (baju), 90 buah safety goggles (kacamata) dan 40 pasang safety boots (sepatu). Sebelumnya, juga disumbangkan 10 botol hand sanitizer, 60 buah masker cover all serta 10 buah kacamata.

Ketua PSMTI Karimun, Edi Asun mengatakan, sumbangan APD tersebut merupakan sumbangan sukarela dari para pengusaha maupun masyarakat Tionghoa kepada petugas kesehatan dalam melindungi mereka saat melaksanakan tugas menangani pasien yang positif maupun suspect corona yang dirawat di rumah sakit.

“Bantuan APD ini yang kita serahkan ini baru tahap awal, masih ada beberapa lagi yang akan menyusul. Sebab, ketika barang-barang ini sampai di Batam, maka harus dibagi juga untuk kabupaten/kota lain di Kepri,” ujar Edi Asun.

Edi berharap, bantuan APD yang diserahkan tersebut dapat digunakan untuk menunjang kinerja petugas medis dalam menangani pasien corona. Dirinya juga yakin bantuan serupa juga akan datang dari berbagai kelompok masyarakat di Karimun. Karena, semua masyarakat Karimun peduli dengan kondisi yang terjadi saat ini.

“Kami dari PSMTI dan Apindo bergandengan tangan untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Karimun. Kita berharap dukungan lebih banyak dari kalangan kita, masyarakat Karimun dan juga warga kami dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Pemda Karimun, agar masalah yang kita hadapi saat ini bisa teratasi dengan baik,” jelasnya.

Ketua Apindo Karimun Alex Ng berharap, agar lintas sektoral di Karimun bisa bergandengan tangan dalam mencegah penyebaran virus corona di Karimun, sesuai dengan peranan dan kemampuan masing-masing. Dirinya yakin, ketika semua masyarakat Karimun sudah bersatu, maka penyebaran virus corona di daerah ini bisa dihentikan.

“Kita akui, virus corona ini sudah menyebar di 180 negara di dunia. Bahkan, salah seorang warga Karimun sudah ada yang dinyatakan positif. Namun semua belum terlambat, ketika kita semua bekerja keras untuk mencegah penyebaran virus corona ini, saya yakin semua bisa diminimalisir,” kata pengusaha yang biasa disapa Cunheng ini.

Sementara, Direktur RSUD M Sani Karimun, dr Zulhadi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada Apindo dan PSMTI Karimun yang telah menyumbangkan APD di saat alat tersebut mengalami kelangkaan. Bukan hanya di Karimun tapi juga di Indonesia.

“Atas nama Pemda Karimun dan juga RSUD M Sani, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Apindo serta jajaran dan Ketua PSMTI Karimun beserta anggotanya atas kepedulian dalam memberikan bantuan APD ini. Disamping sangat butuh, APD ini juga sudah sangat langka,” ujar Zulhadi.

Zulhadi mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi terkait APD yang baru saja diterimanya ini. Sebab, lokasi penanganan corona di Karimun sudah terdapat dua titik, pertama di RSUD M Sani dan kedua di Puskesmas Meral Barat. (ham)

News Feed