by

Kondisi Pasien Positif Corona di Karimun Terus Membaik

Karimun (HK)-Kondisi kesehatan pasien yang dinyatakan positif corona di Karimun makin hari semakin membaik. Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut juga sudah menjalani pemeriksaan untuk yang kedua dan ketiga kalinya. Namun, hasil pemeriksaan untuk kedua dan ketiga ternyata masih positif.

“Pasien yang positif perkembangan bagus. Hasil pemeriksaan pertama dan kedua masih positif, namun pemeriksaan berikutnya belum ada hasil,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, ketika dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Jumat (27/3/2020) siang.

Menurut dia, pasien yang bisa dikatakan sembuh itu apabila dua hasil pemeriksaan berikutnya dinyatakan negatif. Pemeriksaan sampel kepada pasien kepada pasien kembali dikirim ke Balitbang, Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Dijelaskan, pihak RSUD M Sani Karimun kembali mengirim sampel swab pasien ke Balitbangkes, Jakarta satu hari setelah pasien dinyatakan positif corona pada Kamis, 19 Maret 2020. Dua hari berikutnya, kembali dikirim sampel ke Jakarta. Kemudian, dikirim lagi sampel untuk ketiga kalinya. Namun, hasil dia pemeriksaan itu ternyata masih positif.

Sebelumnya diberitakan, satu orang warga Karimun dinyatakan positif corona. Pasien menjalani isolasi di RSUD M Sani. Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan usia antara 40-50 tahun. Kondisinya masih stabil. Selain positif corona, dia juga menderita penyakit tubercolosis (TBC).

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi didampingi Sekda Karimun M Firmansyah dan Direktur RSUD M Sani dr Zulhadi mengatakan, secara resmi pihaknya dihubungi oleh juru bicara Covid-19, Kamis (19/3/2020) sekitar pukul 16.00 WIB kalau ada satu orang warga Karimun positif corona.

“Hari ini kami mengisolasi 3 orang pasien dalam pengawasan (PDP) suspect corona. Hasilnya, dua sudah keluar. Satu dinyatakan negatif, satu positif dan satu lagi hasilnya belum keluar,” ujar Rachmadi.

Rachmadi mengatakan, begitu menerima informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan langkah antisipatif. Untuk pasien yang dinyatakan negatif, maka mulai Kamis (19/3/2020) mulai dilakukan perawatan di ruang rawat biasa (umum) RSUD M Sani.

Kemudian, pasien yang dinyatakan positif akan tetap diisolasi. Begitu juga untuk pasien yang suspect tetap akan dilakukan isolasi.

Rachmadi juga menjelaskan, dua pasien yang dinyatakan negatif sudah kembali pulang. “Dua pasien negatif sudah kita pulangkan,” pungkasnya. (ham)

News Feed