by

Cegah Covid-19, Gugus Tugas Tanjungpinang Utamakan Keselamatan Masyarakat

Tanjungpinang (HK) – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus bergerak melakukan penanganan terhadap penyebaran wabah virus corona atau covid-19 di kota Tanjungpinang.

Berbagai langkah pun di lakukan Walikota Tanjungpinang dan lima gugus tugas dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Beberapa langkah yang sudah dilakukan pemko Tanjungpinang adalah menerbitkan surat edaran wali kota mengenai anak didik belajar di rumah, ASN bekerja di rumah, menutup tempat hiburan, warnet, permainan ketangkasan, pusat olahraga, pub, karaoke, bioskop dan lainnya.

Selain itu, imbauan kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan pemilik usaha seperti supermarket dan kedai kopi untuk meyediakan hand sanitizer/tempat cuci tangan dan karyawan dipastikan memakai masker, serta mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul di tempat keramaian.

“Pemko Tanjungpinang patuhi protokol pemerintah dengan menyampaikan lapiran harian ke pemerintah pusat segala tindakan penanganan covid-19 di Tanjungpinang,” kata Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hingga Kamis (26/3/2020), lima gugus tugas telah melakukan aksi nyata pencegahan dan penanganan covid-19. Seperti gugus tugas kesehatan terus memantau seluruh kasus Orang Dalam Pantauan ODP dengan melakukan penyelidikan epidemiologi kasus ODP, mengambil specimen dari swab tenggorokan pasien yang dirawat di RSUD Raja Ahmad Tabib, memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat terkait covid-19.

Gugus tugas area dan transportasi publik telah melakukan aksi penyemprotan kendaraan yang melintasi jalan MT. Haryono. Sementara gugus tugas pendidikan melakukan penyusunan jadwal tugas guru untuk memantau siswa/siswi yang diliburkan serta memberi arahan kepada seluruh kepala sekolah agar memastikan guru-guru memberikan tugas kepada peserta didiknya.

MUI kota Tanjungpinang yang berada di bawah gugus tugas pendidikan, juga telah mengeluarkan surat edaran nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19. Hal ini bertujuan untuk memperkuat imbauan Walikota serta menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat.

“Dalam surat edaran tersebut, MUI memberi imbauan agar tidak melakukan kegiatan sholat lima waktu dan sholat Jum’at secara berjamaah sampai kondisi kembali normal,” jelas Teguh ketika menerima laporan harian masing-masing gugus tugas, kemarin.

Tak hanya itu, aksi nyata juga dilakukan gugus tugas komunikasi dan publikasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui siaran pers tentang perkembangan covid-19 di laman resmi Pemko Tanjungpinang (tanjungpinangkota.go.id) dan Kementerian Kominfo RI (infopublik.id).

Disamping itu, imbauan melalui radio, televisi, infogragis media sosial resmi dinas kominfo, baleho dan spanduk di area publik. Selain itu, koordinasi dengan kementerian kominfo RI juga dilakukan lewat video confrence.

Untuk gugus tugas karantina terus melakukan pemantauan di area pemakaman untuk memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap melakukan social distancing, berpartoli untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah yakni Jl. D.I Panjaiatan, Jl. RH. Fisabilillah, Jl. Pemuda, dan sekitar tepi laut.

BPBD bersama tim reaksi cepat juga melakukan pemasangan tandon portable pencuci tangan dan pembagian masker di kawasan pasar Bintan Center, Kelurahan Air Raja. Lalu, Satpol PP melakukan penyemprotan disinfektan di ruas jalan kawasan Kota Lama.

Saat ini pemerintah terus berusaha untuk menghentikan covid-19. Upaya ini bukan hanya pada orang yang sakit, tapi pada yang sehat. Karenanya, masyarakat diminta untuk mematuhi himbauan wali kota serta lebih menjaga kesehatan dan pentingnya jaga jarak (social distancing).”Mari bersama lawan covid-19, pastikan untuk tidak sakit, lindungi diri dan orang lain,” ucap Teguh. (eza)

News Feed