by

Empat Perusahaan di Lagoi Berencana Rumahkan Karyawan. Kenapa?

Bintan (HK) – Sebanyak empat perusahaan di kawasan wisata Lagoi, Bintan, berencana merumahkan karyawannya dampak dari turunnya hunian hotel akibat wabah virus corona baru (covid-19).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, Indra Hidayat, menegaskan, pasca mewabahnya covid-19, perusahaan bidang perhotelan di Kawasan Pariwisata Lagoi (KPL) terpukul apalagi sejak berlakunya lockdown di Malaysia.

“Karyawan yang di-PHK di Kawasan lagoi belum ada. Hanya rencana untuk merumahkan sejumlah karyawan,” ujar Indra, Minggu (23/3/2020).

Ia menambahkan, untuk karyawan memiliki cuti kerja memang disarankan perusahaan untuk segera mengambil cutinya.

“Karyawan yang memiliki cuti akan diusulkan untuk mengambil cuti sesuai cuti yang ada,” tambahnya.

Saat ini, perusahaan yang bergerak dibidang perhotelan itu tengah melakukan konsultasi untuk merumahkan karyawan sementara kepada Disnaker Bintan. Keempat perusahaan itu diantaranya untuk kawasan Lagoi ada tiga yakni Nirwana, Clubmed dan Shancaya.

“Nah sedangkan di luar lagoi di Pulau Nikoi, dan ada juga perusahaan di Gunung Kijang dan Star Jet yang mengajukan PHK yang saat ini dalam proses di-PHI,” sebutnya.

Indra juga menambahkan, dalam memerangi covid-19, dinas terkait juga akan terus melakukan kroscek ke lapangan mengenai fasilitas kebersihan yang harus disiapkan oleh perusahaan guna menangkal penyebaran Covid-19.

“Kita juga mengimbau apabila ada karyawan yang mengalami sakit atau gejala mengarah pada covid-19 segera melakukan konsultasi di pelayanan kesehatan terdekat untuk mengatasi kasus covid-19 ini,” katanya. (oxy)

News Feed