by

Hendak Cari Ikan, Pelajar SMPN 36 Tewas di Kolam Galian

SAGULUNG (HK) — Hendak cari ikan di seorang pelajar SMPN 36 Batam Sagulung tewas tenggelam di kolam galian Kampung Cempedak RT001/RW016 Keluharan Sei Binti, Sagulung, Minggu (23/2/20) sekitar pukul 15.30 WIB siang.

Korban bernama Jibril Yusuf Tanjung (14) adalah pelajar kelas 2 yang juga tinggal di Kavling Sagulung Baru Blok F No 51 RT004/ RW003 Kelurahan Sei Binti, Sagulung.

Sebelum kejadian tersebut, awalnya korban bersama tiga orang rekannya, Fajar, Fahri dan Hardian mau mencari ikan menggunakan tanggok di kolam di kampung Cempedak tersebut.

Bahkan awalnya mereka mencari ikan tak jauh dari lokasi kejadian, namun karena kolamnya dangkal akhirnya mereka bergegas ke kolam dimana korban tenggelam.

Setelah selesai tanggok ikan, korban dan para saksi membersihkan pakaian yang digunakan saat itu. Kedua rekannya membersihkan pakaian dipinggir kolam.

Sedangkan, rekannya satu lagi bersihkan pakaiannya masuk kedalam kolam dan disusul oleh korban masuk ke dalam kolam dengan melompat. Setelah korban melompat kedalam kolam, ketiga rekannya melihat korban melambaikan tangan.

Melihat itu, salah satu rekannya mencari pegangan tanah dan tanaman sekitar untuk menjangkau korban namun pegangannya terlepas. Sedangkan satu lagi mengambil gabus (streofoam) yang ada disekitar kolam dan melemparkan ke arah korban.

Akan tetapi, temannya satu lagi yang berada di dalam kolam berusaha membantu manarik korban, namun tidak kuat dan hampir ikut tenggelam karena badan korban lebih besar.

Selama sekitar 15 menit korban tenggelam hingga tak terlihat, selanjutnya ketiga rekannya berteriak minta tolong, beberapa menit kemudian datang 3 orang pria dewasa pekerja bakar arang dan langsung buka pakaian lalu lompat kedalam kolam menolong korban.

Selanjutnya, temannya memberitahukan ada anak tenggelam dikolam dan kemudian pekerja tak jauh dari menuju ke TKP dan melihat korban sudah ditepi kolam dengan kondisi korban sedang dilakukan pertolongan pernafasan.

Sementara di lokasi kejadian, tampak terlihat diketahui baju dan sandal serta tanggok tinggal dipinggir kolam galian tersebut.

Sesaat itu juga korban dibawa ke Klinik Sukoco dan disusul oleh orangtua korban. Setiba di klinik diarahkan ke RSUD Embung Fatimah dan dinyatakan korban sudah tak bernyawa lagi.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto membenarkan kejadian tersebut, bahwa salah satu pelajar tewas dan tenggelam didalam kolam galian.

“Iya benar, ada seorang pelajar tewas karna tenggelam didalam kolam galian dikampung Cempedak, setelah kita tahu kita pun langsung ke TKP. Dan keluarga korban sudah ikhlas menerima kenyataan tersebut,” ujarnya Riyanto, Senin (24/2/20) siangnya.

Dalam musibah itu, keluarga korban pun menerima kematian korban sebagai musibah dan jenazah akan dimakamkan Senin (24/2/20) di TPU Sei Temiang, Sekupang Batam.(ded)

News Feed