by

“Sudah Waktunya Warga IKLA Menunjukan Eksistensinya”

Batam (HK) – Musyawarah Besar (Mubes) ke-III Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Batam yang diselenggarakan di Pusat Informasi Haji (PIH) pada Minggu (22/12/2019) diharapkan menjadi momentum kebangkitan masyarakat Minangkabau yang berasal dari Kabupaten Agam yang berdomisili di Batam.

Mubes yang diikuti seluruh IKA-IKA kecamatan se-Kabupaten Agam itu, memiliki 14 suara, dengan 2 orang kandidat calon ketua yakni Andi dan Ali, berdasarkan dari keputusan sidang paripurna dan kesepakatan semua peserta Mubes yang berjumlah sekitar 50 orang.

Sukirman serta Zubirman, peserta Mubes IKLA dari IKA Lubuk Basung mengatakan, sudah saatnya seluruh warga Batam asal perantau Minangkabau dari Kabupaten Agam untuk bangkit kembali, berkembang, dan lebih peduli untuk kekompakan di perantauan.

“Inilah momentun untuk bangkit dan berkembang. Kepemimpinan yang baru nanti diharapkan mampu membuat gebrakkan yang lebih baik dan lebih solid sesuai harapan masyarakat Kabupaten Agam yang ada di Batam,” kata Zakirman alias Eki di sela-sela acara.

Pimpinan Sidang Mubes ke-III IKLA, Alfis Setiawan, mengharapkan, agenda sidang bisa dilaksanakan dengan penuh rasa kekeluargaan, jujur, dan kompak.

“Artinya, Mubes dapat terlaksana dengan baik dan bisa memilih ketua beserta pengurus IKLA Batam untuk periode 2019 – 2024,” ungkap Alfis.

Dengan komitmen yang baik, jujur, serta kokoh, lanjutnya, kepemimpinan IKLA nanti diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Semoga Mubes ini bisa melahirkan jajaran kepengurusan yang mampu meningkatkan eksistensi masyarakat Minang di Batam,” ucapnya lagi. (vnr)

News Feed