by

Pasca Jalan Berlumpur, Polsek Nongsa Panggil Pihak PT IPI

Batam (HK) – Polsek Nongsa panggil pihak perusahaan PT Industri Pipa Indonesia guna dimintai keterangan terkait jalan lintas Punggur yang nyaris diselimuti lumpur akibat dampak proyek angkut pasir Redmix, Selasa (17/12/2019).

Kapolsek Nongsa, AKP Dwi Ramadhanto menegaskan kepada pihak perusahaan agar segara menyelesaikan permasalahan jalan tersebut sehingga tidak ada perseteruan dengan warga sekitar.

“Kita sudah panggil pihak perusahaan. Mereka segera membersihkan jalan berlumpur itu, sehingga hal ini tidak menjadi kontroversial di tengah-tengah masyarakat, khususnya para pengguna jalan,” kata Ramadhanto kepada haluankepri.com saat ditemui di Mapolsek Nongsa.

Dikatakan, pemanggilan tersebut juga dilakukan guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan.

“Saya tidak mau ada korban lakalantas akibat proyek ini, apabila ada korban,” tegas Ramadhanto.

Apabila ada korban lakalantas di jalan berlumpur itu, pihak perusahaan akan ditetapkan sebagai tersangka.

Dijelaskan, jalan tersebut merupakan jalan protokol penghubung pelabuhan Telaga Punggur.

“Jadi kedepan, kita tidak mau hal ini terjadi lagi dan saya akan buat kesepakatan terhadap pihak perusahaan,” katanya.

Terpisah, Projects Manager PT IPI, Try, mengaku pihaknya hanya sebatas customer pasir redmix yang digunakan untuk bahan material pembangunan Gudang PT IPI.

“Sementara, untuk kerusakan jalan akibat dampak proyek ini, kita sudah sepakat dengan pihak Supplier Pasir Redmix,” ucap Try.

“Artinya tanggung jawab kita hanya sebatas dari pagar pintu masuk dan lokasi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, proyek angkut pasir Redmix mendapat kecaman dari warga Kabil, Nongsa. Pasalnya sepanjang jalan jalur kiri Simpang SPBU Punggur menuju ke jalan Simpang PTK Kabil nyaris diselimuti lumpur. (bob)

News Feed