by

Jual Anak Dibawah Umur, Kakak Beradik Diciduk

Bintan (HK) – Sebanyak 3 orang anak dibawah umur masing-masing berinisial S (13), P (16), N (17) dan A (23) dijual kepada lelaki hidung belang di eks lokalisasi Bukit Senyum Tanjunguban.

Polisi yang mendengar informasi itu langsung bergerak cepat, belum genap sebulan beroperasi bisnis esek-esek yang dijalani kakak beradek berinisial ZA (43) dan NA (35) langsung diringkus polisi.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin menyampaikan, terbongkarnya kasus tindan pidana perdagangan orang (TPPO) ini berawal dari informasi masyarakat.

Anggotanya bergerak cepat dan mengamankan para korban sebelum diberangkatkan lagi ke Batam. “Saat itu kita amankan ZA sebagai mucikarinya, setelah kita kembangkan berhasil kita amankan lagi NA,” ujar Agus saat prees rilis di Mapolres Bintan, Senin (16/12) siang.

Agus mengisahkan, para korban asal Bandung Jawa Barat ini mulanya dijanjikan bekerja sebagai pelayan toko di Tangerang oleh tersangka NA. Setelah para korban terlilit hutang, pelaku NA menawarkan para korban kerja sebagai pemandu lagu dengan gaji Rp 1,5 juta/bulan.

“Semua identitas para korban sudah dipalsukan termasuk nama dan usia serta statusnya yang belum menikah sudah menikah. Kita mengamankan kopian kutipan akte nikah,” ujarnya.

Para tersangka nampak tak menyesali perbuatannya, meskipun hukuman penjara sudah menanti keduanya. Polisi menjerat pelaku dengan dugaan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan 2 UU 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang atau Pasal 83 juncto Pasal 76 f UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahum 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman maksimal 15 tahun penjara,” sebut Agus.

Sementara itu, ZA yang diwawancarai awak media justru terlihat tertawa tanpa merasa berdosa. Meskipun dirinya mengetahui kalau yang dilakukannya itu salah. “Ya tau saya salah,” kata ZA.

Namun, Ia membantah telah menjual para korban kepada lelaki hidung belang. Sebab, dirinya hanya memperkerjakan para korban sebagai pemandu lagu. “Kalau urusan short time, itu masing-masing,” ujar ZA. (oxy)

News Feed