by

Soal Korban Human Trafficking, Ini Saran Anggota DPRD Batam

Batam (HK) – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Asnawati Atiq, melihat, hingga kini Batam masuk teramsuk daerah transit atau persinggahan. Hal itu ditandai banyak ditemukan korban perdagangan manusia atau Human trafficking.

“Kita prihatin. Persoalan ini seakan tidak ada solusi,” ucap Atiq kepada awak media, Jumat (13/12/2019).

Untuk itu, dia menyarankan, cara mengatasi persoalannya harus ada kesepahaman dengan daerah asal korban human trafficking itu sendiri.

“Kota kita ini hanya sebagai daerah transit. Dan menurut pengamatan kami, para korban kebanyakan berasal dari luar Batam atau Kepri,” ucapnya.

“Salah satu cara memeranginya adalah dengan adanya keselarasan dan kesepahaman kita dengan daerah asal korban,” ucap Atik.

“Jika daerah asal korban tak pro-aktif, maka masalah ini tidak akan pernah selesai atau seperti bertepuk sebelah tangan,” pungkasnya. (dam)

News Feed