by

Kejari Analisa Menyeluruh Berkas Dugaan Korupsi DPRD Karimun

KARIMUN (HK)-Kejaksaan Negeri Karimun masih melakukan analisa menyeluruh berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Setwan DPRD Karimun yang telah menetapkan satu tersangka inisial BZ. Berkasa perkara tersebut sudah dilimpahkan Polres ke Kejari Karimun pada Kamis, 5 Desember 2019 lalu.

“Kami masih melakukan analisa menyeluruh, karena penanganan perkara penyidikannya sudah terlalu lama, hampir 2 tahun. Sehingga, kata Khairur Rahman, aspek-aspek formal terkait waktu dilakukan pemeriksaan terhadap para pihak dan keberadaanya” ungkap Kajari Karimun,
Taufan Zakaria melalui Kasi Intelijen, Khairur Rahman di ruang kerjanya, Kamis (12/12/2019).

Kata Khairur Rahman, lamanya proses penyidikan kasus ini tentu saja menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat Karimun. Dengan dilakukannya analisa menyeluruh, tentunya harapan masyarakat terhadap penanganannya ke depan lebih menjamin efisiensi dan efektifitas
waktu.

“Intinya, penanganan kasus ini kami support dan atensi khusus, dengan penunjukan oleh pimpinan Kejari Karimun jaksa yang akan menangani perkara adalah jaksa senior, AG Erwin dan Herlambang. Mengingat delik korupsi adalah delik yang luar biasa dampaknya dan sarat akan kepentingan melalui motif dan tujuannya,” tegas Khairur Rahman.

Diketahui, proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Setwan DPRD Karimun tahun anggaran 2016 ini hampir 2 tahun dilaksanakan di Polres Karimun. Proses penyelidikan kasus itu di tangan penyidik kepolisian dimulai sejak awal 2018 hingga proses penyidikan rampung pada Desember 2019.

Kasus tersebut telah menyita perhatian masyarakat Karimun selama dalam kurun waktu 2 tahun ini. Apalagi, rangkaian proses penyelidikan kasus itu dibarengi dengan penggeledahan di kantor DPRD Karimun pada 7 Mei 2018. Anggota Satreskrim Polres Karimun memeriksa sejumlah ruang satf di bagian Setwan DPRD Karimun.

Penggeledahan berlangsung selama hampir 5 jam sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Ruangan yang digeledah diantaranya bagian keuangan, risalah dan Sekretariat DPRD Karimun. Hasil penggeledahan, polisi membawa delapan kardus berisi dokumen yang berkaitan
dengan kasus tersebut ke Mapolres Karimun.(ham)

News Feed