by

Sempat Memanas dengan Nelayan, Ternyata Ini Kandungan Timah DU 747 D

Karimun (HK) – PT Timah Tbk telah mengantongi izin penambangan di wilayah tangkap nelayan tradisional di perairan Desa Pongkar, Kecamatan Tebing yang disebut dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) DU 747 D. Disisi lain, nelayan Kecamatan Tebing juga mati-matian mempertahankan wilayah tangkap mereka itu.

Sebenarnya berapa banyak kandungan bijih timah di wilayah IUP DU 747 D tersebut? Kemudian, berapa tahun kandungan timah di zona tersebut akan habis jika dilakukan eksploitasi tambang?

General Manager PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau, Adam Darmawan mengatakan, kandungan timah di DU 747 D tidaklah banyak. Adam menyebut, berdasarkan eksplorasi yang dilakukan, kandungan timah perairan tersebut hanyalah sekitar 15 ribu ton.

“Kalau kandungan timah di DU 747 D hanya sekitar 15 ribu ton,” kata Adam Darmawan saat dikonfirmasi usai hearing dengan nelayan Tebing di kantor DPRD Karimun, Senin (9/12/2019).

Kata Adam, dengan kandungan timah yang hanya sebanyak itu, maka eksploitasi tambang di kawasan itu juga tidak akan berlangsung lama.

Jika pihaknya manerjunkan enam unit Kapal Isap Produksi (KIP) timah di IUP DU 747 D, maka kandungan timah disana akan habis sekitar 5 tahun atau sesuai IUP yang dikantongi hingga 2025.

“Berapa lama ekploitasi itu, tergantung banyaknya armada yang kita turunkan. Jika kita menurunkan 6 unit kapal, maka kandungan timah di DU 747 D akan habis dalam waktu 5 tahun atau sesuai dengan izin yang dikantongi di DU 747 D yang hanya sampai 2025 mendatang,” terangnya. (ham)

News Feed