by

Juara I Kantin Sekolah Higienis, Kantin SMPN 12 Batam Terbaik se Provinsi Kepri

BATAM (HK) – SMPN 12 Batam keluar sebagai juara I Lomba Kantin Higienis tingkat Provinsi Kepri dilaksanakan Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Provinsi Kepri.

Penilaian dilakukan BPOM terhadap 21 sekolah di Provinsi Kepri, dan keluar juara 2 diraih SMAN 3 Batam, dan juara 3 diraih SD Khatolik asal Kota Tanjungpinang. Penilainya sendiri didasari atas komitmen sekolah menerapkan dan menyediakan makanan sehat serta higienis, yakni menyediakan pangan yang bersih, aman, berkualitas dan bergizi dengan membangun sarana prasarana yang baik.

Penilai lainnya adalah kontroling secara kontiniu dari pihak sekolah terhadap makanan yang diperjualbelikan, dan mendapat pengawasan kandungan makanan yang sehat dijual di kantin sekolah denga melibatkan BPOM serta intitusi kesehatan.

Sebelum menentukan sekolah higienis yang merupakan penglolaan kantin terbaik. Pihak sekolah yang terseleksi dalam penilaian kantin sehat/higienis terlebih dahulu mengikuti bimtek dan kemudian di seleksi untuk menentukan juaranya Setelah sebelumnya melalui audit dan sesuai dengan parameter-parameter kantin sehat dan keluarlah sekolah yang memenuhi standar kantin sehat tersebut.

Untuk lomba Kantin Higienis ini tidak hanya berhenti sampai disitu saja, namun BPOM akan terus melakukan monitoring ke lapangan dengan mendatangi sekolah-sekolah dan melakukan pengujian secara reaksi cepat pada jajanan yang ada di kantin sekolah masing-masing.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 12 Batam, Dra Nurmi, bahwa pengamanan jajan anak sekolah (PJAS) yang dilaksanakan BPOM Provinsi Kepri terhadap 21 sekolah di Kepri itu mendapat pelatihan, Namun dari 21 sekolah itu mengerucut menjadi beberapa sekolah yang dari Batam hanya terpilih SMPN 3 Batam, SMPN 4 Batam, SMPN 9 Batam, dan SMPN 26 Batam, serta beberapa SMA. Setelah diadakan penilain oleh Tim PJAS bebenrapa kali, akhirnya SMPN 12 Batam mendapat piagam laik higienis sanitasi kantin oleh Kepala Dinas kesahatan Kota Batam dengan masa berlaku selama 3 tahun.

“Dan akhirnya kita bisa mengikuti perlombaan kantin higienis, alhamdulilan mendapat nilai terbaik mengalahkan beberapa sekolah yang ada di Provinsi Kepri, Dan Insya Allah tahun 2020 mendatang, kita akan dinilai lagi oleh BPOM seandainya masih bisa mempertahankan, maka kita akan diikutkan untuk tingkat nasional,” ujar Nurmi kepada Haluan Kepri, Selasa (11/12).

Sejauh ini kata Nurmi, SMPN 12 Batam memiliki tim penilaian yang selalu mengawasi dan menilai kantin yang menjual makanan di kantin SMPN 12 Batam. Dan tim itu terdiri dari Komite Sekolah, guru dan siswa. “Jika kita angap kantinnya tak layak kita akan menempelkan lambang jempol terbalik yang artinya jajanan tak layak. tapi kalau mereka layak, maka kita akan memberi jempol tangannya keatas yang artinya makanan layak dikonsumsi. Dengan begitu kantin selalu waspada dalam menjual makanan yang layak di konsumsi anak didik,” jelas Nurmi lagi. (men)

News Feed