by

Cadangan Timah di Kundur Tinggal 5 Tahun

Karimun (HK) – Cadangan (deposit) timah di perairan Kundur dan sekitarnya semakin menipis. PT Timah Tbk mulai berfikir untuk mencari lokasi baru. Salah satunya, memanfaatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) DU 747 D yang berada di sekitar perairan Karimun Anak atau Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

“Sisa kandungan timah yang ada di perairan Kundur, semakin sulit untuk ditambang, apalagi dengan teknologi yang ada sekarang. Untuk itu, ada usaha-usaha lain yang harus dilakukan perusahaan agar bisa bergerak. Apalagi, kami di BUMN selalu dituntut untuk itu,” ungkap General Manager PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau, Adam Darmawan di kantor DPRD Karimun.

Kata Adam, cadangan timah yang ada di perairan Kundur hanya bisa ditambang selama 4-5 tahun ke depan. Dengan kondisi makin menipisnya kandungan timah di Kundur, maka pihaknya kemudian mengarahkan Kapal Isap Produksi (KIP) ke zona kawasan tambang DU 747 D.

Adam juga menjelaskan, selain mengerahkan ke IUP DU 747 D, sebagian kapal isap timah mereka juga sudah ditarik ke Bangka, induknya PT Timah. Alasan penarikan itu, juga karena lesunya dunia pertimahan saat ini.

“Sekarang situasi dunia pertimahan sedang lesu. Sehingga, perusahaan mengambil kebijakan, ada beberapa kapal yang biayanya tinggi, kita hentikan beroperasi sementara,” jelas Adam. (ham)

News Feed