by

Soal Pengelolaan Air Bersih, Ini Sinyal BP Batam

Batam (HK) – Kontrak kerja sama PT Adhya Tirta Batam (ATB) selaku pengelola air bersih di Kota Batam dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam segera berakhir pada tahun 2020 mendatang.

Namun, pihak BP Batam memberikan sinyal dan berharap bahwa pengelolaan air bersih tetap akan dilakukan lagi oleh PT ATB.

“Menyoal itu, kami masih menghormati kerjasama itu kembali, meskipun ini akan berakhir sesuai dengan perjanjian masa konsesi 2020,” ungkap Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Dendi Gustinandar di Bida Marketing BP Batam, Batam Centre, Kamis (5/12/2019).

Dikatakan, BP Batam dan ATB saling menghormati perjanjian itu dan tidak bisa berandai-andai ke depannya.

“Yang penting adalah kita mengerjakan kewajiban masing-masing yang harus dilakukan,” kata Dendi.

Dalam perjanjian tersebut ada hak dan kewajiban kedua belah pihak. Namun, hal yang terutama saat ini adalah membahas tentang krisis air.

“Ini yang lebih penting dari pada konsesi,” ujarnya.

“Karena kondisi alam, infrastruktur serta pertumbuhan penduduk hal yang harus diselesaikan saat ini,” tambahnya.

“Berbicara mengenai konsesi, kami memang sepakat sesuai perjanjian, ada time schedulenya di tahun depan dan apa yang akan dilakukan pada tahun mendatang. Jadi, tenang saja dan jangan berandai-andai dulu ya,” ucap Dendi.

“Kelanjutan kerja sama antara BP Batam dan ATB, kita tidak mengatakan iya atau tidak, akan tetapi kita masih menjalankan isi perjanjian konsesi tersebut sesuai dengan apa yang ada,” pungkasnya. (bob)

News Feed