by

Ini Dampak Badai Topan Kammuri Bagi Batam

Batam (HK) – Badai Topan Kammuri yang terjadi di Filipina mempengaruhi berkurangnya ketersediaan air bersih dikota Batam yang saat ini tengah mengalami penurunan.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam, Wayan Mustika disela-sela Koffee Morning bersama awak media di Bida Marketing BP Batam, Kamis (5/12/2019) pagi.

Wayan menjelaskan, curah hujan yang ada di wilayah Kepri khususnya Batam mengalami kemunduran dan sepanjang tahun curah hujannya sangat banyak.

“Kekurangan curah hujan ini disebabkan oleh kemunculan dari Topan Kammuri di Filipina sehingga membuat pergerakan masa udara yang dibawa oleh angin tidak seperti yang diharapkan seperti normalnya,” jelasnya.

Adanya tekanan masa rendah inilah, angin yang membawa masa uap air akan tersedot. Sehingga yang mestinya bergerak di wilayah kepri dan menimbulkan curah hujan tidak terjadi.

“Maka, kata Wayan dengan dampak Topan Kammuri tersebut, kita prediksi awal tahun 2020 mendatang, Kepri khususnya kota Batam akan mengalami kekurangan curah hujan,” ungkap Wayan. (bob)

News Feed