by

Dikabarkan Hilang, Tim SAR Selamatkan 2 Nelayan Setumpuk

Natuna (HK) – Dua nelayan asal Desa Setumpuk, Kecamatan Pulau Tiga Ja’far dan Jawawi, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan selama 5 jam pencarian di laut Natuna.

Kedua Nelayan itu pergi melaut sejak 1 Desember 2019 dan dikabarkan hilang kontak pada Kamis 5 Desember 2019 kemarin.

“Berkat laporan dari pihak keluarga, kita langsung mengerahkan tim SAR Gabungan untuk turun kelaut melaksanakan pencarian korban,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna, Mexianus Bekabel, Jumat (6/12).

Mexi mengatakan, dalam pencarian selama kurang lebih 5 jam akhirnya tim SAR berhasil menemukan pada titik koordinat 03°35″.742 N 107°56″588 E , sekitaran laut Pulau Timau, Kecamatan Midai.

“Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, kedua nelayan itu diduga terjebak oleh ombak besar musim utara saat sedang mencari ikan,” ungkapnya.

Pada saat ditemukan, kedua nelayan yang menggunakan pompong berukuran 3GT itu terombang-ambing di laut saat berusaha hendak pulang ke Desa Setumuk.

“Jadi setelah kita temukan ternyata kedua nelayan tersebut, Tim SAR gabungan mengawal mereka hingga sampai ke Dermaga Desa Setumuk,” jelasnya.

Setelah operasi pencarian terhadap korban, dengan menggunakan RIB milik KPP Basarnas Natuna, dibantu oleh Pol Air Polres Natuna, dan sejumlah nelayan setempat. Dan kedua korban diserahkan langsung kepihak keluarga.

Usai pengawalan sampai ke Dermaga Desa Setumuk, dan kita temukan kedua korban dengan kondisi selamat, kita langsung melakukan serah terima kepada pihak keluarga,” Tandasnya.

Ia mengimbau, pada musim utara saat ini, para nelayan maupun masyarakat lainnya untuk sementara tidak melakukan aktivitas di laut.

“Pasalnya, keterangan BMKG, Musim Utara saat ini ketinggian gelombang disekitaran laut Natuna dan Anambas mencapai 5 sampai 6 meter. (fat)

Tim SAR Gabungan Natuna menyelamatkan nelayan Desa Setumuk. (istimewa)

News Feed