by

Kemenag Kepri Terima Penghargaan dari KI Kepri

Tanjungpinang (HK) – Komisi Informasi (KI) Kepri kembali menggelar Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan di Hotel Aston Tanjungpinang, Rabu (4/12/2019) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Raja Ariza, Ketua KI Kepri Ir. Endra Mayendra, para komisioner KI Kepri, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri Abu Sufyan, para perwakilan Bupati/ Walikota se Kepri, para Kepala Kemenag Kabupaten/ Kota yang diundang, dan sejumlah pimpinan instansi pemerintah.

Dalam ajang tersebut, Kanwil Kemenag Kepri meraih prediket sebagai badan publik yang cukup informatif dengan nilai 79.07, Kemenag Karimun sebagai badan publik yang informatif dengan nilai 97.63, dan Kemenag Batam sebagai badan publik menuju informatif dengan nilai 89.26.

Ketua KI Kepri, Endra Mayendra, mengatakan, penilaian dilakukan terhadap lebih dari 44 badan publik yang ada di Kepri.

“Kami telah sebarkan quesioner kepada lebih dari 88 badan publik, namun masih ada badan publik yang tidak memberikan keterangan sehingga tidak bisa dilakukan visitasi dan penilaian,” jelasnya.

“Padahal tujuan kami melakukan kegiatan ini adalah untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik yang ada di Kepri terhadap peraturan perundangan dalam bidang pelayanan informasi dan pelayanan publik,” kata Endra Mayendra.

Endra Mayendra menjelaskan indikator yang digunakan sebagai dasar penilaian adalah mulai dari mengumumkan, menyediakan, melayani, sampai mendokumentasikan informasi publik.

“Caranya kami mengirimkan quesioner untuk diisi sesuai dengan kondisi di badan publik masing-masing, selanjutnya kami melakukan visitasi langsung dengan mengecek kebenarannya di lapangan. Selanjutnya diberikan penilaian informatif, menuju informatif, cukup informatif dan kurang informatif,” tambahnya.

Sementara itu Asisten I Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Raja Ariza dalam arahannya mengatakan di era keterbukaan saat ini dibutuhkan partisipasi aktif badan publik untuk memberikan layanan informasi dan layanan publik yang menjadi hak masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada yang sudah berhasil, namun bagi yang belum berhasil agar ditingkatkan lagi pada masa mendatang,” pungkasnya. (r)

News Feed