by

Oknum ASN Dishub Batam Segera Disidang

TANJUNGPINANG (HK)- Efendi A.Md Bin Nurdin (44), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam ini segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang sebagai terdakwa dugaan kasus penerimaan suap sebesar Rp20 juta pengiriman minuman berakohol (Mikol) ke Tanjungbatu.

“Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi atas nama Efendi A.Md tersebut sudah dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Senin (25/11) kemerin,” kata Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang Adimiral SH MH melalui Panitera Muda (Panmud) Pidana Khusus. L Siregar, Selasa (26/11).

Atas pelimpahan berkas perkara tersebut, ucap L Siregar, Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang telah menunjuk majelis hakim yang akan mengadili perkara dimaksud dipimpin Guntur Kurniawan SH didampingi dua hakim Adhoc Tipikor, Suherman SH MH dan Jonni Gultom SH.

“Sidang perkara Nomor : 13/Pid.Sus-TPK/2019/PN Tpg atas nama Efendi A.Md Bin Nurdin tersebut akan digelar, Rabu 4 Desember 2019 mendatang,”ujar L Siregar.

Informasi diperoleh, Efendi, oknum ASN Dishub Kota Batam tersebut tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) unit Jatanras Polresta Barelang setelah menerima uang Rp20 juta untuk memuluskan pengiriman Mikol ke Tanjungbatu, dari seorang pengusaha berinisial AC, Sabtu, 27 Juli 2019, sekitar pukul 12.30 WIB.

Penangkapan oknum ASN Dishub yang bertugas sebagai kepala Pelabuhan di Tanjungriau, Sekupang Kota Batam tersebut setelah Tim Saber Pungli Polresta Barelang Kota Batam menindaklanjuti informasi yang didapat dari masyarakat di lapangan.

Kemudian pada saat dilakukan pengintaian, Tim Saber berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp20 juta yang baru diterima Efendi dari seorang pengusaha di Kota Batam untuk pengiriman Mikol sebanyak 18 kardus besar dari Batam ke Tanjungbatu melalui pelabuhan tikus (tidak resmi) di Kota Batam.

Kamudian pengusaha tersebut meminta kepada Efendi untuk mencarikan kapal ke Tanjung Batu, guna membawa Mikol tersebut, melalui pelabuhan tikus dengan penyerahan uang Rp 20 juta disalah satu rumah makan, di Seiharapan, Sekupang Batam, sebelum akhirnya ditangkap oleh Tim Saber Pungli.

Pada saat ditangkap, Efendi mengaku tidak tahu berapa jumalah uang yang diterimanya dari pengusaha tersebut yang rencananya akan diserahkan kepihak orang kapal.

Atas perbuatannya, oknum ASN Dishub Kota Batam tersebut dapat dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf (a) Jo Pasal 11 Jo Pasal 5 ayat (2)
UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (nel)

Comment

News Feed