by

Kejari Karimun Setor PNBP ke Kas Negara, Ini Jumlahnya

KARIMUN (HK) – Kejaksaan Negeri Karimun, menyetor Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara dengan nilai sekitar Rp23,99 miliar dari Januari hingga November 2019. Dari Rp23,99 miliar itu, sebanyak Rp17,16 miliar berasal dari lelang barang rampasan dari perkara tindak pidana khusus.

Kepala Kejari Karimun, Taufan Zakaria di Tanjungbalai Karimun mengatakan, barang rampasan yang dilelang merupakan perkara penyelundupan yang ditindak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri pada 2017 yang lalu, yakni berbagai handphone, drone, minyak, rokok, kapal dan denda tilang sepeda motor.

“Lelang barang rampasan negara tersebut, dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas permohonan dari Kejari Karimun. Barang tersebut dilelang karena perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap,” ungkap Kepala Kejari Karimun, Taufan Zakaria di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (10/11)/2019) sore.

Kata Taufan, limit nilai lelang barang hasil penegahan Bea Cukai itu sekitar Rp9 miliar, namun salah satu peserta lelang berani menawar dengan harga tinggi, sebesar Rp17,1 miliar, yakni PT Cahaya Mikaela Sejahtera. Perusahaan yang berkantor di Jakarta ini dinyatakan sebagai pemenang lelang.

“Pemenang lelang telah melunasi, dan barang lelang juga sudah mereka bawa. Proses lelang berlangsung secara ‘online’ dan kita menjamin tidak ada intervensi apalagi upaya-upaya untuk mengatur pemenang lelang. Perusahaan yang ingin mengikuti lelang mengajukan penawaran secara online. Kami hanya melakukan verifikasi saja apakah persyaratannya sudah sesuai dan terpenuhi,” jelasnya.

Selain memberikan pemasukan ke kas Negara Rp 23 Miliar dari PNBP. Kejaksaan juga sukses dalam melalukan penanganan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Itu dibuktikan dengan penuntasan penyidikan korupsi dana Silpa desa Sawang Selatan yang saat ini dalam tahap banding karena hanya divonis 4 tahun sehingga jaksa penuntut umum mengajukan banding.

Menurut dia, di bidang intelijen, Kejari Karimun hingga saat ini juga telah melakukan pendampingan oleh tim TP4D terhadap 70 proyek yang totalnya miliaran rupiah. Sementara di bidang Datun terdapat 176 Surat kuasa khusus (SKK) yang berasal dari BUMN dan SKPD. Kinerja Kejaksaan Karimun hingga akhir tahun masih akan terus bertambah. (ham)

Comment

News Feed