by

Iphone Pemulung Wanita 76 Tahun Dibawa Kabur Perampok

KARIMUN (HK) – Perampok semakin sadis dan tidak memandang siapa yang menjadi korbannya. Di Karimun, seorang nenek-nenek usia 76 tahun bernama Suhartini alias Sok Eng yang tengah memungut kaleng bekas di Jalan Trikora, Tanjungbalai Karimun, Sabtu (9/11) sekitar pukul 01.10 WIB menjadi korban perampokan.

Perempuan renta yang tengah asyik memungut kaleng, tiba-tiba didatangi M Saipul Sabri yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen. Pelaku yang sudah berada dekat korban langsung merampas 1 unit handphone merek iPhone 6s milik Suhartini. Pelaku juga membawa kabur uang wanita tua itu sebesar Ro110 ribu.

Informasi adanya seorang nenek yang menjadi korban perampokan langsung masuk ke meja piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Balai Karimun atas laporan Arisman. Begitu menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Balai Karimun langsung menyelidiki kasus tersebut dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

“Memang benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan korban Suhartini alias Sok Eng. Informasi pencurian itu terjadi sekitar pukul 01.10 WIB. Setelah menerima informasi, anggota kami langsung bergerak mencari keberadaan pelaku,” ungkap Kapolsek Balai Karimun, AKP Bernufus Budi Hartono.

Kata Budi, tak butuh waktu lama bagi tim Unit Reskrim Polsek Balai Karimun untuk mengamankan pelaku. Hanya sekitar tiga atau pukul 03.00 WIB, pelaku berhasil diamankan tengah berada di kawasan Coastal Area. Dari hasil penggeledahan, ditemukan handphone merek iPhone 6s dan uang tunai milik korban.

“Usai ditangkap, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Balai Karimun untuk proses penyidikan. Barang bukti yang berhasil kami sita dari tangan pelaku adalah 1 unit handphone merek iPhone 6s dan uang Rp110 ribu. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan,” tutur Budi.

Dijelaskan Budi, akibat peristiwa pencurian dengan kekerasan itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp3,6 juta yakni hasil kalkulasi dari nilai iPhone tipe 6s dan uang tunai sebesar Rp110 ribu. Pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, biar menjadi efek jera dan tidak ada pelaku selanjutnya. (ham)

Comment

News Feed