by

Polres Karimun Bekuk Dua Penjual Judi Sie Jie

KARIMUN (HK)-Jajaran Satreskrim Polres Karimun membekuk dua penjual judi sie jie di kawasan Bukit Senang, Tanjungbalai Karimun, Rabu (6/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Kedua pelaku merupakan agen dan satu lagi penjual. Sementara, satu orang lagi masih dalam pengejaran
polisi (DPO).

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono dalam ekspose kasus tersebut di Mapolres Karimun, Rabu (7/11) mengatakan, dua pelaku yang diamankan itu satu orang perempuan, Siti Lena (32) dan satunya lagi bernama Sui Bak alias Abak (55). Sedangkan, pelaku yang masih DPO diketahui inisial A.

“Tersangka atas nama Siti Lena ini berperan sebagai penjual sie jie. Uang hasil penjualan dari Siti Lena disetorkan kepada Sui Bak alias Abak yang berperan sebagai penerima atau atasan dari Siti Lena. Sedangkan, pelaku inisial A yang masih kami kejar merupakan atasan dari Abak ini,” ungkap Herie.

Kata Herie, pengungkapan kasus judi sie jie ini berawal dari laporan warga pada hari sebelumnya, Selasa (5/11/2019) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Informasi dari masyarakat menyebutkan, kalau tersangka Siti Lena menjual nomor sie jie di sekitar Jalan Bukit Senang, Tanjungbalai Karimun.

“Begitu menerima informasi, tim Opsnal Polres Karimun langsung meluncur ke TKP dan melakukan penggerebekan terhadap Siti Lena dan Sui Bak alias Abak. Ketika anggota kami sampai di lokasi, tersangka Siti Lena sedang melakukan transaksi dan menyetorkan hasil penjualan nomor sie jie kepada tersangka Abak,” terangnya.

Dikatakan, dari tangan kedua tersangka, pihaknya menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp624 ribu yang diduga hasil jual beli nomor sie jie. Selain itu, juga disita dua handphone merek Samsung tipe Galaxy warna putih, 1 buah hape merek Hammer, 1 buah hape merek Nokia, satu buah pena dan selembar kertas berisikan nomor sie jie.

Modus operandinya, tersangka Siti Lena mencatat semua nomor sie jie yang dibeli warga menggunakan kertas tiga warna putih, merah jambu dan kuning yang telah ditulis nomor sebanyak 4 digit. Semua nomor yang telah dicatat tersebut kemudian direkap dan diserahkan kepada tersangka Abak bersama uang penjualan sie jie.

Kepada wartawan, tersangka Sui Bak alias Abak mengaku uang hasil penjualan nomor sie jie tersebut rencananya akan disetorkan kepada A yang saat ini masih diburu polisi. (DPO). Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 303 KUH Pidana.(ham)

Comment

News Feed