by

Ini Tuntutan PKL Pasar Induk Jodoh

BATAM (HK) – Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Induk Jodoh yang sudah digusur oleh Pemerintah Kota Batam beberapa waktu lalu melakukan demo di kantor Walikota Batam, Kamis (7/11/2019).

Dalam demo yang mereka lakukan itu ada enam tuntutan yang meraka sampaikan kepada Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam.

Pertama, menolak segala bentuk pengusuran secara paksa. Kedua meminta Pemko Batam bertanggung jawab terhadap nasib korban pengusuran pasar induk Jodoh itu.

Ketiga, menuntut Pemko Batam transparan soal hubah lahan 5 hektar BP Batam di Pasar Induk Jodoh itu. Keempat, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut proses revitalisasi pasar induk.

Kelima, meminta DPRD Kota Batam berpihak terhadap korban pengusuran. Keenam, pengusuran paksa adalah pelanggaran HAM berat, yakni sesuai dengan UUD 1945, UU nomor 39 tahun 1999, UU nomor 11 tahun 2005, resolusi PBB nomor 77 tahun 1993.

“Kalau Pemko Batam tidak mendengarkan aspirasi kita ini maka hanya ada satu kata, yaitu lawan,” ucap masa yang melakukan demo itu. (dam)

Comment

News Feed