by

Protes Warga Belum Ditanggapi

  • Polisi Pasang Police Line di Jalan Berlubang

BINTAN (HK) – Kondisi jalan yang menganga besar dekat Km 25 Jalan Raya Tanjunguban, Kelurahan Toapaya Asri, masih dibiarkan begitu saja. Aksi protes warga yang menyindir lambannya penanganan oleh dinas PUPR Provinsi Kepri dengan menanamkan pohon pisang di lubang tersebut belum juga direspon.

Kondisinya yang dilaporkan nyaris ambles dan rawan menimbulkan kecelakaan justru malah direspon pihak kepolisian.

Jajaran Satlantas Polres Bintan yang dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Rendi Johan Prasetio mendatangi lokasi lubang besar itu. Menurutnya, kondisinya memang membahayakan pengguna jalan.

“Sudah kita pasang police line di lokasi jalan yang berlubang dan ambles di sana. Untuk memberi tanda kepada pengendara agar waspada,” ujar Rendi, Kamis (31/10/2019).

Ia menilai, jika tidak disegerakan perbaikannya justru malah mengancam keselamatan pengendara yang melintas. “Kita berikan tanda (police line), biar pengendara waspada saat melintasi jalanan itu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sugeng Prayitno warga Kelurahan Toapaya Asri terpaksa menanamkan sebatang pohon pisang ditengah jalan yang berlubang. Aksinya sebagai bentuk protes kepada dinas terkait yang tak kunjung merespon kondisi jalanan yang rusak dan membahayakan pengendara.

Pohon yang dibawanya dari rumah itu ditancapkan dekat pusat lubang yang menganga tersebut. (oxy)

Comment

News Feed