by

Billy Cs Dituntut 3 Bulan Penjara

KARIMUN (HK)-Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Billy, Michael, Vincent dan Agustino, empat terdakwa kasus dugaan pemukulan terhadap anak TS (17) 3 bulan kurungan penjara. Tuntutan itu dibacakan JPU, Herlambang saat sidang dengana agenda tuntutan di ruang sidang
Cakra, Pengadilan Negeri Karimun, Rabu (30/10/2019).

“Keempat terdakwa terbukti secara hukum melakukan penganiayaan terhadap korban (TS) dengan pidana penjara 3 bulan penjara dipotong masa tahanan yang sudah dijalani dan denda 5 ribu rupiah,” ungkap JPU Kejaksaan Negeri Karimun, Herlambang saat membacakan tuntutannya.

Herlambang mengatakan, para terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melakukan penganiayaan terhadap TS sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 1 Jo 55 ayat 1 ke satu KUH Pidana.Kata Herlambang, dalam persidangan ada hal yang memberatkan dan meringankan yang dilakukan terdakwa. Hal yang memberatkan adalah karena perbuatan terdakwa korban mengalami luka memar. Sementara, hal yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan, tidak berbelit-belit, mengaku menyesal dan tidak mengulangi perbuatannya.

Sidang dengan agenda penuntutan itu merupakan sidang kedua yang digelar setelah hakim menskor sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi yang meringankan dari pihak terdakwa. Dua saksi yang hadir mengaku, kalau mereka tidak melihat terdakwa Billy dan kawannya menampar ataupun mencekik korban.

Ketua majelis hakim yang juga Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Joko Dwi Hatmoko didampingi hakim anggota yakni Yanuarni Abdul Gaffar dan Yudi Rozadinata meminta kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan terhadap majelis hakim. Dalam pembelaannya, Billy mengaku salah dan memohon keringanan hukuman dari majelis hakim.

“Ijin yang mulia, saya sudah tahu apa yang saya perbuat itu salah, saya memohon keringanan dari majelis hakim,” ungkap terdakwa Billy dan diikuti para terdakwa secara bergiliran. Usai pembacaan tuntutan tersebut, majelis hakim menunda persidangan dengan agenda vonis hingga Rabu 6 November 2019 mendatang.

Sementara, Kasi Pidum Kejari Karimun, Hamonangan P Sidauruk mengatakan, ada beberapa pertimbangan JPU menuntut terdakwa 3 bulan kurungan penjara. Pertama, karena berdasarkan hasil visum. Kedua, adanya kesesuaian antara kejadian dengan saksi kalau Billy tidak menampar melainkan hanya merangkul korban.

“Dari keterangan saksi sesuai dengan kejadian kalau Billy tidak menampar melainkan hanya merangkul korban. Justru yang melakukan pemukulan itu adalah adik sepupu terdakwa yang bernama Alvent. Namun, karena yang bersangkutan masih anak-anak maka dia sudah di diversi,” jelasnya.(ham)

Comment

News Feed