by

Ada 9 Sasaran Strategis Kemenag pada 2020

  • Kemenag RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Perencanaan

Batam (HK) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. Phil. H. Muhammad Nur Kholis Setiawan, MA, mengungkapkan, pada 2020 mendatang, ada sembilan sasaran strategis Kementerian Agama.

“Jika pada 2019 ini ada enam sasaran strategis. Untuk 2020 nanti ditambah tiga menjadi sembilan. Semuanya adalah, pertama, meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, kedua, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, ketiga, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, keempat, meningkatnya akses layanan pendidikan, kelima, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, enam, peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama.”

“Lalu, ketujuh, menguatkan moderasi beragama, delapan, meningkatkan kualitas ibadah haji dan umrah, serta kesembilan, penyelenggaraan peningkatan produk halal,” jelas Nur Kholis Setiawan saat memberi sambutan pada acara Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Perencanaan Kemenag RI tahun 2019 yang diselenggarakan di Hotel Golden View, pada Rabu-Jumat (9 s.d 11 Okt 2019).

“Semuanya terkait erat dengan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada semua umat beragama,” tambahnya.

Nur Kholis mengatakan, agar seluruh program tersebut berjalan dengan baik, perlu sinergi antara bidang fungsional perencanaan dan struktural perencanaan.

“Keduanya meski saling bekerjasama, melengkapi, dan saling berkoordinasi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, perencanaan merupakan urat nadi dalam sebuah organisasi.

“Karena itu, perencanaan yang dilakukan harus terukur. Matang secara konsep, serta dapat diaplikasikan dengan baik mulai dari pusat hingga pelaksanaan di daerah,” paparnya lagi.

Dia melanjutkan, mereka yang terlibat dalam perencanaan adalah orang-orang yang memahami organisasi secara utuh.

“Karena mereka bekerja berdasarkan pengalaman masa lalu, bagaimana aplikasinya saat ini, serta mampu melihat masa depan. Saya percaya, sembilan program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun depan, dapat berjalan baik bila seluruh pihak dapat saling bersinergi, saling mengisi, dan berkoordinasi,” terang Nur Kholis Setiawan.

“Saya berharap, bekerjalah dalam koridornya atau on the track dan sesuai SOP yang ada. Niatkan semua itu semata-mata ibadah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih, karena dipercayanya Batam sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Sebuah kehormatan bagi Batam dan Kanwil Kemenag Kepri menjadi tuan rumah kegiatan bersifat nasional ini. Semoga, kegiatan ini membawa kemajuan untuk kita semua,” ucapnya.

Dalam acara itu, Kakanwil Kemenag Kepri juga menyampaikan sedikit tentang profil Batam, Kepri, dan SDM Kemenag yang ada di Kepri.

Sebelumnya, Kabiro Perencanaan Kemenag RI, H. Ali Rokhmad, dalam laporannya, mengatakan, acara tersebut diikuti oleh sebanyak 113 orang perencana dengan mengambil tema “Mewujudkan Profesionalitas Perencana.”

Dia mengatakan, berkembangnya sebuah organisasi berawal dari perencanaan yang baik.

“Perencanaan merupakan kunci kemajuan sebuah organisasi. Karena itu, perencanaan yang dilakukan harus dikerjakan secara profesional dengan harapan hasil yang didapatkan bisa berkualitas,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh peserta untuk dapat mewujudkan perencanaan yang berkualitas.

“Bekerja kita profesional dan hasilnya pun bisa berkualitas,” pungkasnya. (fhy)

Comment

News Feed