by

Hadirkan TPID Gustian Inovator Dua Pilot Project di Batam

BATAM (HK) – Enam bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Dr Gustian Riau sukses mewujudkan mimpi masyarakat Batam adanya Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Yang diharapkan bisa mengikuti sukses story Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam.

Pasar yang berlokasi di Pertokoan Grand Niaga Mas Batam Center ini, diresmikan oleh Dirjen Deputi Pelayanan Publik Menpan RB Prof Dr Diah Natalisha bersama Walikota Batam Muhammad Rudi SE MM dan Sekdirjen PKTN Kemendag Ir Chhandrini Mestika Dewi Msi, Sabtu (21/9) jelang siang.

Pasar yang diharapkan menjadi rujukan harga-harga Sembako di Batam ini, melengkapi dua pilot project yang dimiliki Kota Batam, dan secara kebetulan keduanya digawangi oleh Gustian Riau.

Dua pilot project itu, yakni pembangunan Mal Pelayan Publik (MPP) yang direalisasikan saat ia menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Batam, yang kini menjadi rujukan kabupaten kota se Indonesia. Dan hadirnya Pasar TPID Kota Batam yang didukung oleh Assosiasi Distributor Bahan Pokok (ADBP) Batam.

“Tahun lalu kita resmikan MPP, tahun ini kita resmikan pasar TPID, mudah-mudahan bisa memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Batam,” ungkap Gustian Riau ke awak media, usai peresmian.

Ditempat yang sama, Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan pasar TPID Batam hadir untuk mengontrol harga sembilan bahan pokok oleh pemerintah bersama distributor yang tergabung. Jika terkontrol, lanjutnya, maka sembako bisa terjangkau sekitar 300.000 masyarakat dilevel bawah.

“Nanti Disperindag yang mengawasi. Saya kira ini pasar TPID resminya, yang tidak resmi sebelumnya sudah jalan sejak 2017. Resminya hari ini,” ujar Rudi kepada sejumlah awak media.

Menurut HM Rudi, hal yang paling membedakan pasar TPID dengan pasar lain, yakni di pertokoan grand Niaga Mas. Terlebih tempatnya tidak disewa tapi dipinjamkan oleh pemilik untuk dimanfaatkan. Sehingga bisa dipastikan harga akan lebih murah ketimbang menyewa tempat.

Dalam sambutannya, Rudi juga menyinggung keberadaan MPP yang sudah meraih banyak penghargaan. Dan dibalik sukses tersebut, ada peran Dirjen Deputi Pelayanan Publik Menpan RB Prof Dr Diah Natalisha yang bolak-balik ke Batam karena instruksi dari Menteri.

Sementara itu, Dirjen Deputi Pelayanan Publik Menpan RB Prof Dr Diah Natalisha mengatakan bahwa inilah yang harus dikedepankan. Karena pemerintah tidak bisa sendiri untuk membahagiakan rakyatnya. Dengan bantuan berbagai stakeholder, termasuk hari ini kolaborasi dengan pihak swasta mau berkorban untuk berbagi dengan masyarakat di kota Batam ini.

Lebih lanjut, Diah Natalisha mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pasar TPID Batam. Serta berharap dengan terobosan ini, yang merasakan kedepannya adalah masyarakat itu sendiri.

“Pak Walikota perlu mengatur bagaimana tindak lanjut pasar TPID ini apakah sudah sesuai dengan kebutuhan daripada beberapa pihak yang berkolaborasi tadi.Kami berharap pasar model ini dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” terangnya.

Menurutnya, Pemko Batam memiliki kepedulian yang sangat tinggi. Dengan meresmikan Pasar TPID, sehingga Investasi akan masuk. Artinya, kata Diah Natalisha kehadiran negara itu seperti apa.

“Dengan kepedulian seperti ini masyarakat akan semakin percaya kepada pemerintah. Insya Allah akan memberikan kepeduliannya,” imbaunya.

Ditambahkan oleh Sekdirjen PKTN Ir Chhandrini Mestika Dewi Msi dalam penjelasannya mengatakan bahwa setiap pasar harus memperhatikan sertifikasi Standard Nasional Indonesia (SNI), sehingga masyarakat terlindungi dari produk yang tidak terjamin kualitasnya.

Menurutnya, sejumlah pasar yang sudah siap bisa mengajukan proses sertifikasi. Saat ini, jumlahnya masih sedikit. Sehingga perlu ada peran serta pemerintah daerah karena ada fasilitas yang perlu dilengkapi.

“Persayaratan SNI. Contohnya pasar harus ada klinik. Kemudian tempat untuk melakukan aktivitas untuk mempromosikan pasar itu sendiri kepada para pembelinya,” ujarnya.

Turut hadir pada peresmian Pasar TPID Batam di Pertokoan Grand Niaga Mas, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, Asisten Pembangunan Yusfa Hendri, Asisten Administrasi Pebrialin. Wakil Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Kepala BPJSTK Batam Nagoya Surya Rizal, sejumlah ketua assosiasi dan FKPD serta pedagang. (put)

Comment

News Feed