by

30 Penghuni Kosan di Kawasan Puakang Karimun Positif Narkoba

KARIMUN (HK)-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun bekerjasama dengan Brimob, POM AD dan POM AL merazia sejumlah penginapan dan kosan di sekitar kawasan Puakang, Tanjungbalai Karimun, Minggu (15/9) pagi. Sebanyak 30 orang penghuni kos-kosan ternyata positif mengkonsumsi narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Karimun, Kompol Ahmad Soleh Siregar mengatakan, sejumlah tempat yang menjadi razia tim gabungan tersebut diantaranya penginapan King Star, rumah kos-kosan Horizon dan Griya Arta. Dari 30 orang yang terjaring razia, 23 orang merupakan wanita dan sisanya 7 orang laki-laki.

“Razia yang kita gelar Minggu pagi sasarannya merupakan kos-kosan di kawasan Puakang tepatnya Jalan Setia Budi. Kos-kosan disana rata-rata dihuni oleh wanita yang bekerja di tempat hiburan malam. Ada juga penginapan kelas melati yang menjadi sasaran tim,” ungkap Ahmad Soleh.

Ahmad Soleh menjelaskan, mayoritas wanita yang terjaring razia tersebut adalah wanita yang bekerja di tempat hiburan malam. Selain sebagai karyawan di tempat hiburan malam tersebut, kebanyakan mereka adalah yang bertugas sebagai pemandu lagu. Mereka ini memang rentan mengkonsumi narkoba karena paksaan dari tamu.

“Wanita yang bekerja di tempat hiburan malam maupun ataupun sebagai pekerja seks komersial kebanyakan memang mengkonsumsi narkoba. Sebenarnya itu bukan kemauan dari mereka sendiri. Mereka mengkonsumsi narkoba karena dipaksa oleh tamunya. Kalau tak mau mereka tak akan dapat uang,” jelas Soleh.

Kata Soleh, dirinya memaklumi kondisi yang dialami wanita yang bekerja di tempat hiburan malam maupun pekerja seks komersial tersebut. Dia bahkan berulang kali memberikan saran untuk menolak dengan cara halus, misalnya dengan menyebut memiliki penyakit yang memang tak boleh pakai narkoba.

“Sebenarnya kasihan juga melihat kondisi para wanita pekerja malam tersebut. Pada dasarnya, mereka memang bukan pemakai narkoba. Mereka hanya dipaksa oleh tamunya. Kalau menolak jelas tamunya marah dan mereka tak dapat uang. Makanya saya sarankan pandai-pandai untuk menolak secara halus,” terangnya.

Dikatakan, mereka yang positif mengkonsumsi narkoba tersebut dibawa ke Kantor BNN Kabupaten Karimun untuk didata. Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan rehabilitasi. Tujuan kita melakukan razia ini sebagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Kabupaten Karimun. (ham)

Comment

News Feed