by

Patra Mart 2 Dipasang Police Line

BATAM (HK) – Agam Patra, DPO Polda Kepri atas keterlibatan kasus narkotika jenis Sabu-sabu sebanyak 30,8 kg, ternyata memiliki beberapa aset, salah satunya minimarket yang saat ini sudah terpasang police line (garis Polisi).

Minimarket tersebut bernama “Patra Mart 2” jenis ruko berpintu dua yang beralamat di Jl Bumi perkemahan Kaveling Senjulung RT/RW 004/012 Blok Asri 1 kelurahan Kabil, kecamatan Nongsa, Batam.

Ketua RT 004, Khairul Batubara mengatakan penyegelan Minimarket milik Agam Patra yang kini DPO Polda Kepri pihaknya tidak mengetahui penyegelan tersebut,

“Saya tidak tau sama sekali pak tentang penyegelan Minimarket itu, karena saya tidak ikut serta dilibatkan saat penyegelan, kalau informasi dari warga saya, penyegelan itu dilakukan sekitar Sabtu (24/8/2019) pekan lalu,” ucap Khairul saat ditemui dikediamannya, Jumat (6/9/2019) sore.

“Sekitar seminggu lalu lah. Saya juga tidak tahu saat penyegelan karena tidak ada koordinasi ke kami. Namun saya dengar informasi dari warga penyegelan itu soal narkoba. Tapi lebih detailnya kurang faham,” tambahnya.

Menurut Khairul, secara etika penyegelan tersebut seharusnya pihak RT setempat harus dilibatkan, artinya dari pihak manapun harus melapor dulu atau koordinas ke ketua RT setempat sebelum melakukan aktivitas di Wilayah saya .

“Sebagaimana saya selaku ketua RT setempat harus mengetahui permasalahan warga saya. Apa lagi ada penyegelan Minimaket milik warga saya. Jika suatu saat dibutuhkan, saya tidak mau tau, sebab saya tidak ikut dilibatkan terkait penyegelan ini,” ujar Khairul.

Tak hanya itu, Dalam pengungkapan kasus narkotik jenis sabu-sabu 30,8 kg, Nasrul salah satu dari empat tersangka mengatakan bahwa Agam (DPO) rekannya juga memiliki Minimarket di Botania 1 Batam center dan di Punggur.

“Iya ruko itu milik Agam dia punya ruko. Setau saya ada minimarketnya di Botania 1 dan di Punggur,” ujar Nasrul saat konferensi pers di Mapolda Kepri pada Senin (26/8/2019) lalu.

Pantauan haluankepri.com tidak ada aktivitas di minimarket berpintu dua itu, hanya saja terpasang Police Line, selain itu dua kulkas minuman di luar minimarket juga terpasang Police Line.

Diberitakan sebelumnya, Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri gagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 30,8 kg diperairan pulau putri, Nongsa, Batam pada Jum’at (23/8/2019) pagi.

Agam Patra diduga teman dekat Piter WNA Malaysia. Keduanya, masuk dalam status DPO Polda Kepri dan keberadaan keduanya sedang diburon. (Cw63)

Comment

News Feed