by

Hasil Curas Digunakan Mabuk- Gerombolan Pemuda Rampas Motor Pengendara

BATUAJI (HK) — Gerombolan pemuda tanggung, pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berhasil ditangkap tim gabungan Polresta Barelang dan Polsek Batuaji ditempat berbeda di wilayah Batuaji, pada Senin (2/9) malam kemarin.

Gerombolan pemuda tersebut ada sebanyak 8 orang, yakni M Saleh (19), Ari Juvendhy (19) Holong Sihombing (18) Alfianto (20), Dedet Purwandi (19), Aglian San Petrus (18), Farin Risky Saputra (17) Fintahuda (17), melakukan Curas kemudian hasilnya untuk mabuk-mabukan.

Yang parahnya lagi, dari 8 orang pemuda tersebut masih ada 1 orang yang masih duduk di bangku SMA di wilayah Sagulung. Sebelumnya juga mereka ada 13 orang untuk melancarkan aksinya, akan tetapi yang berhasil ditangkap 8 orang dan 5 orang lagi masih DPO.

Kepada koran harian ini, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe mengatakan, penangkapan ke 8 orang pelaku ini berawal dari ada 2 orang pengendara bermotor mau pulang kerumahnya di perumahan Taman Lestari, Batuaji pada Minggu (1/9) sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Dimana saat ditekungan perumahan Bina Ummah atau Senawangi, Batuaji, para pelaku ini langsung menghampiri si korban dan memaksa korban untuk menyerahkan barang berharganya seperti sepeda motor dan handpone.

Karna ketakutan berlari korban pun langsung melarikan untuk menyelamatkan diri. Sementara motor dan helm serta hape korban dirampas para pelaku dan dibawa kabur.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Batuaji pun langsung bergerak hingga mengejar para pelakunya.

Alhasil, pelaku pun berhasil ditangkap ditempat yang berbeda. Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan 4 sepeda motor pelaku serta hape korban. Sementara menurut pengakuan pelaku bahwa sepeda motor sudah laku dijual seharga Rp 1 Jutaan dan helmnya seharga Rp 150 ribu.

“Yang kita amankan hanya handpone saja. Sedangkan sepeda motor dan helmnya sudah dilaku dijual dan itu masih dikejar anggota,” kata Dalimunthe, Kamis (5/9) siangnya.

Masih kata Dalimunthe, para pelaku ini masih dilakukan penyelidikan selanjutnya. Karna sudah sangat meresahkan masyarakat. Sementara untuk kelima pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolsek juga menyatakan, jika para pelaku itu merupakan pemain lama. Jadi perlu didalami kasusnya. “Masih tahap penyelidikan. Sementara untuk pelaku lainnya masih dalam pengejaran anggota kita. Bahkan menurut pengakuan mereka bahwa nekat merampas barang berharga korban demi untuk berpoyah-poyah,” katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, mereka pun dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara.

Sementara, Alfianto, salah satu pelaku mengakui perbuatannya. Mereka pun nekat melancarkan aksinya hanya untuk beli minuman keras seperti MC Donal dan Drum dan berpoyah-poyah saja.

“Hanya untuk berpoyah-poyah aja dan tak ada uang untuk beli minuman bang. Makanya nekat melakukan aksi itu. Tapi sebelumnya kami sudah minum duluan,” katanya dia.

Dia pun menceritakan, bahwa mereka sering nongkrong di depan ruko Glory Point atau didekat jalan danau Merah, Batuaji pada malam harinya.

“Disana tempat nongkrong kami pak. Dan memang kami tiap malam mabuk-mabukan,” ngakunya. (ded)

Comment

News Feed