by

Orang Tua Jemput Anak ke Sekolah- Gegara Berita Percobaan Penculikan Anak SDN 002 Batuaji

BATUAJI (HK) — Diimingi permen, bocah kelas I SD mengalami percobaan penculikan di Batuaji, tepatnya di SDN 002 Batam, Batuaji, pada Sabtu (31/9) pai lalu.

Sesaat setelah berita dirilis oleh berbagai media online, wali murid di berbagai sekolah dibilangan Batuaji dan sekitarnya turun langsung menjemput anaknya, Rabu (4/9). Berbeda dengan hari-hari biasa, dimana sebagian anak-anak pulang sendiri tanpa diantar orang tua.

“Sebelum bel pulang bunyi, saya sudah di sekolah. Antisipasi percobaan penculikan,” ungkap Aslamia, salah seorang orang tua murid di bilangan Batuaji.

Informasinya, awalnya seorang siswa kelas I SD tersebut hendak pulang sekolah paginya. Yang kebetulan rumahnya tak jauh di belakang sekolah tepatnya di perumahan Griya Prima, Batuaji.

Karena dekat, anak siswa itu pun malah pulang melewati jembatan penyeberangan. Dan tiba-tiba ada seorang pemuda langsung menemui siswi tersebut.

Pemuda itu menawari permen tapi harus datang ke rumah. Karena ketakutan anak itu pun langsung berlari pulang kerumah. Kemudian anak tersebut menceritakan kepada orangtuanya hingga menceritakan kepada pihak sekolah.

“Kata siswi itu anak itu ditawari permen tapi harus kerumah om itu sambil om tersebut tersenyum,” kata Linda, seorang guru SD saat ditemui di sekolah.

Khawatir akan terjadi hal selanjutnya, pihak sekolah pun langsung membuat selembaran pemberitahuan kepada walimurid agar mengantarkan anaknya sampai ke sekolah dan memastikan sudah masuk ke sekolah. Kemudian menjemput hingga ketemu anaknya. Serta memberikan hand phone apabila ada pekerjaan anak diluar sekolah agar bisa dihubungi anaknya.

“Mendapat laporan itu, kami pun langsung membuat selembaran tersebut untuk antisipasi akan hal tersebut,” katanya Linda.

Mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian Batuaji pun langsung ke lokasi sekolah. Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan serta menanyakan kejadiannya.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe menyarakan agar orang tua selalu memperhatikan anaknya. Jika mengatahui adanya hal hal yang aneh atau patut di curigai, silahkan lapor ke polisi

“Laporkan jika ada yang di curigai, kami akan tindak cepat, sebab ini sudah membuat warga resah,” ucap saat di wawancarai, Rabu (4/9) siang

Syafruddin juga melanjutkan, untuk kasus ini, pihak kepolisian belum bisa pastikan apakah percobaan penculikan atau nggak. Namun yang pastinya, orang tua harus tetap waspada

“Anak harus selalu di antar dan di jemput, jangan biarkan sendiri,” tuturnya.

Selain itu, orang tua harus menanamkan supaya anak tidak mudah percaya kepada orang yang baru di kenal, meskipun di imingi uang atau benda menarik lainnya

“Begitu juga dengan pihak sekolah, jangan pernah mengeluarkan siswa dari gerbang sekolah sebelum orang tuanya datang menjemput,” sarannya.

Selain itu, pihak sekolah harus meminta nomor ponsel para orang tua. Hal ini untuk melakukan koordinasi antara sekolah dan orang tua siswa.

“Jika orang tua siswa tak kunjung datang, maka pihak sekolah harus meneleponnya,” tutupnya. (ded)

Comment

News Feed