by

“Ibadah Amaliyah Jamaah Diharapkan Meningkat”

  • Kakanwil Kemenag Riau Sambut Kloter 18 Debarkasi Batam

Batam (HK) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA, mengungkapkan kegembiraannya atas kembalinya jamaah haji Kloter 18 Debarkasi Batam, pada, Selasa (3/9/2019) sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam.

“Alhamdulillah, jamaah Kloter 18 sudah kembali ke tanah air. Diharapkan, kepulangan jamaah haji ini membawa kegembiraan bagi keluarga dan masyarakat lingkungannya. Dan diharapkan juga, setibanya di tengah keluarga dan masyarakatnya, ibadah amaliyahnya makin meningkat,” ucap H. Mahyudin saat menyambut kedatangan Kloter 18 di Bandara Hang Nadim Batam.

Dikatakannya juga, jamaah Kloter 18 yang pulang ini tentunya membawa predikat haji mabrur. “Dan kemabruran ini hendaknya terus dipertahankan oleh jamaah,” paparnya lagi.

Di tempat yang sama, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, H. Afrizal, mengatakan hal yang sama.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi sehat. Semoga perjalanan menuju kampung halamannya lancar. Selamat kembali ke tengah keluarga dan membawa predikat haji mabrur,” ucap H. Afrizal yang juga Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kepri ini.

Sementara itu, Ketua Kloter 18, H. Gustaman Anwar Sahab, mengungkapkan, sebanyak 450 jamaah haji Kloter 18 yang kembali ke tanah air berada dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah, semua sudah menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci,” ucap H. Gustaman.

Demikian pula dikatakan H. Marthilleve Saleh, Pembimbing Haji Kloter 18. Disampaikannya, selama di tanah suci, Kloter 18 mendapat banyak kemudahan saat melaksanakan ibadah. “Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak kemudahan. Ini sangat kami syukuri,” ujar H. Marthilleve.

“Dan selama di tanah suci, kami juga mendapatkan kenyamanan saat melaksanakan ibadah. Alhamdulillah,” pungkasnya.

Sedangkan H. Udin Syafriuddin, dokter Kloter 18 mengutarakan, kondisi kesehatan jamaah Kloter 18 cukup baik.

“Jikapun ada yang kurang sehat, lebih karena kelelahan. Secara umum semua baik,” ucapnya.

Dia berharap, untuk penyelenggaraan haji tahun selanjutnya, faktor kesehatan harus menjadi perhatian.

“Jika sudah mematangkan niat untuk berhaji, saat itu pula kesehatan harus dijaga. Bagaimanapun juga, kesehatan menjadi syarat utama dalam pelaksanaan haji. Petugas kesehatan daerah diharapkan menyampaikan hal ini kepada calon jamaah haji,” tutupnya.

Kloter 18 Debarkasi Batam tiba di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 22.00 WIB. Kloter 18 yang merupakan jamaah haji asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tiba dengan pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan SV 5200.

Saat berangkat ke tanah suci pada, Senin (22/7/2019) lalu, jumlah jamaah Kloter 18 adalah 449 orang dengan rincian pria 209 jamaah dan wanita 240 orang.

Namun, saat kembali, jumlah jamaah 450 orang dengan rincian pria 209 orang dan wanita 241 jamaah.

Ada jamaah tanazul awal satu orang a.n Mahmud, SE. Lalu, ada jamaah tanazul masuk, yakni, a.n H. Fathullah Abdullah dari Kloter 20 Debarkasi Bata, dan a.n Hj. Sariati dari Kloter 20. Jamaah yang tergolong resiko tinggi, pria 146 orang dan wanita 251 jamaah.

Diketahui, pada musim haji tahun ini, jamaah haji asal Riau termasuk Kloter 18 masuk dalam ‘Embarkasi Antara’, yakni, jamaah tidak menginap di asrama haji Batam. Hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam.

Dinihari tadi, setelah istirahat beberapa jam, Kloter 18 kembali melanjutkan penerbangan ke Pekanbaru dalam tiga penerbangan.

Dengan tibanya Kloter 18, maka sampai tadi malam, jamaah haji Debarkasi Batam yang sudah kembali ke tanah air berjumlah 8.034 orang. (fhy)

Comment

News Feed