by

Alat Kelengkapan DPRD Tanjungpinang Ditargetkan Selesai Satu Bulan

TANJUNGPINANG (HK) – Pelantikan 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang periode 2019-2024 berlangsung khidmat, Senin (2/9).
Semua anggota dewan hadir dengan didampingi pasangan dan keluarga, memenuhi gedung Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang.

Setelah dilantik, 14 anggota dewan petahana dan 16 pendatang baru ini harus memulai tugas legislasinya. Untuk permulaan, dewan harus merampungkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) agar bisa menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni 2020.

Dengan demikian, Pimpinan sementara DPRD Kota Tanjungpinang menargetkan selama satu bulan ini, bisa menyelesaikan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan yang baru. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga.

Ade mengatakan setelah berkoordinasi dengan Ketua sementara DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, menargetkan dalam satu bulan September ini bisa menyelesaikan sesuai dengan fungsi perundang-undangan bahwa pimpinan sementara itu memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, membahas tata tertib dan membentuk alat kelengkapan dewan.

“Namun dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar acara silaturahim dengan antara anggota dewan lama dan anggota dewan yang baru dan pihak sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, kemudian dilanjutkan dengan rapat internal dengan DPRD yang baru,” ungkap Ade usai pelantikan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang masa jabatan 2019-2024, di gedung DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang, Senin (2/9).

Ade menjelaskan bahwa pembahasan alat kelengkapan dewan tidak akan berlangsung lama seperti periode sebelumnya. Dimulai dari pembentukan tiga komisi yang diisi sembilan (9) orang. Kemudian ada Badan Kehormatan, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar).

“Kalau untuk fraksi kemungkinan, ada tujuh fraksi sama dengan periode sebelumnya. Diantaranya, Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi NasDem, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS-PAN, Fraksi Demokrat-Hanura dan Fraksi PPP-PKB. Tapi sekali lagi, ini baru informasi yang kami terima secara pribadi,” ujar Ade.

Masih dikatakan Ade, unsur pimpinan tetap atau definitif juga masuk dalam alat kelengkapan dewan. Jadi dengan ini, dirinya mendorong kepada Partai Politik (Parpol) dengan perolehan kursi terbanyak, yakni PDIP, Golkar dan NasDem untuk segera menyerahkan nama pimpinan tetapnya. Karena nanti akan melalui proses Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Kepri dan lain-lain. 

“Mudah-mudahan dalam satu bulan ini bisa selesai, kuncinya ada di pembahasan tata tertib, karena dasar pembentukan AKD adalah tata tertib. Setelah AKD terbentuk, baru mulai membahas APBD Murni 2020,” pungkas Ade, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang periode 2014-2019.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Syahrul mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tanjungpinang serta masyarakat Tanjungpinang mengucapkan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kota Tanjungpinang peirode 2019-2024 yang telah dilantik secara resmi. 

“Dengan ini mudah mudahan bisa bersinergi dengan pemerintah, karena legislatif dan eksekutif harus seiring sejalan, sehingga semua program dapat berjalan dengan baik,” ungkap Syahrul.

Terkait dengan pembahasan APBD Murni 2020, kata Syahrul sesuai denagn aturan setelah dibentukan AKD baru bisa dibahas. Namun sebelumnya, pihaknya telah menyerahkan Plafon Anggaran Sementara kepada Sekwan untuk dibahas.

“Tergantung pembahasan nanti, kalau cepat membentuk AKD bisa langsung kita bahas dan kalau lama, maka kita sebagai pemerintah harus menyurati Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Karena kita tidak bisa tepat waktu, dan dikarenakan masa transisi ini. Tapi mudah-mudahan anggota dewan yang baru ini bisa cepat menyelesaikan,” tutupnya. (rco)

Comment

News Feed