by

BC Batam Musnahkan Rp1,6 Miliar Barang Tegahan

BATAM (HK) – Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam (KPU BC Tipe B Batam), melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN), senilai Rp 1.645.019.500, Rabu (28/8) siang, di PT Desa Air Kargo, Kabil.

Pemusnahan dengan dibakar dan dihancurkan tersebut sebagai langkah pemusnahan terkait hasil penindakkan di bidang kepabeanan, dan cukai tahun 2017 hingga tahun 2019, dengan sudah menyelesaikan ketentuan administrasi dari pihak Kepolisian, Kejaksaan BP POM dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara & Lelang (KPKNL) Batam atasnama Menteri Keuangan.

Kabid Humas & BKLI KPU BC Batam, Sumarna menerangkan, BMN yang dimusnahkan adalah BMN yang tak dapat digunakan/dimanfaatkan, cepat rusak/busuk dan tidak dapat dihibahkan atau berdasarkan ketentuan lain dari peraturan perundang-undangan, wajib dimusnahkan.

“BMN yang dimusnahkan ini, merupakan hasil penegahan sejak Tahun 2017 lalu. Kondisinya sudah rusak. Sehingga tidak dapat dihibahkan atau berdasarkan ketentuan lain dari peraturan perundang-undangan dan wajib dimusnahkan,” kata Sumarna.

Adapun barang-barang yang dimusnahkan itu, ungkap Sumarna, sejumlah Barang Kena Cukai (BKC), yaitu berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dari berbagai merk, sebanyak 7.836 botol.

“Diantaranya itu sebanyak 2.018 MMEA kaleng (bir) berbagai merek. BKC hasil tembakau (HT) dari rokok berbagai merk, sebanyak 1.103.024 batang, 594 pack kemasan rokok, 55.980 filter rokok, pakaian bekas (ballpres), sebanyak 175 bale/koper, mainan berbagai jenis serta merek sebanyak 30.888 set/koli, kosmetik serta obat obatan berbagai jenis dan merek sebanyak 25 koli ditambah 720 bungkus dan barang lainya,” sebut Kabid Humas BC Batam ini.

Sedangkan untuk nilai nominal, kata Sumarna, terhadap barang yang dimusnahnan tersebut, perkiraan mencapai Rp 1.645.019.500 Miliar.

“Penegahan semua barang ini, didasari sudah melanggar UU Nomor 10 Tahun 1995, tentang kepabeanan, sebagaimana yang sudah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006, pada Pasal 53 (4) jo Pasal 68 (1a). Yang berbunyi, barang yang dilarang atau dibatasi dengan yang tidak diberitahukan atau diberitahukan, maka tidak benar” terang Kabid BKLI KPU BC Batam ini.(Nov)

Comment

News Feed