by

SMPN 4 Batam Berkurban 3 Ekor Sapi

BATAM (HK) – Siswa dan guru di SMPN 4 Batam kembali melaksanakan penyembeliha

n hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi, Selasa (13/8). Kegiatan kurban diadakan di halaman sekolah dengan kepanitian melibatkan pengurus Rohis dan OSIS. Sedangkan ke 3 ekor sapi yang dikurban itu, dua diantaranya merupakan ibadah kurban dari kepala sekolah dan guru, serta satu ekor sapi lagi hasil sumbangan seluruh siswa.

Ketua Panitia Kurban dan juga guru agama Islam SMPN 4 Batam, Ismail Harahap, dari 3 ekor sapi kurban itu telah dibagi-bagi dalam 240 bungkus kantong plastik yang akan dibagikan kepada siswa kurang mampu, warga kurang mampu sekitar lingkungan sekolah, sebagian disalurkan ke Rumah Singgah, dan sisanya untuk para guru.

Dikataknnya, bahwa kegiatan kurabn ini selain merupakan ibadah berkurban juga dijadikan pembelajaran langsung bagi siswa dari tata cara doa dan memotong hewan kuraban, menguliti, mencincang daging kurban, menimbang, hingga membungkus dan membagi-bagi daging kurban kepada masyarakat kurang mampu.

Ismail berharap dengan memahami dan menyadari hikmah pelaksanaan kurban ini, seluruh siswa bisa mengambil hikmahnya khususnya bisa membuang sifat-sifat kebinatangan yang masih terdapat dalam diri dan ke

 

mbali kepada fitrah sebagai manusia yang merupakan makhluk yang mulia. Disamping itu juga tumbuh rasa empati berbagi dengan sesama, cinta kasih dan menumbuhkan jiwa kebersamaan.

“Karena ketika berkurban siswa

menyaksikan langsung tata cara berkurban, serta sebelumnya kita beri tauziah sejarah dan makna berkurban. Mudah-mudahan saja ilmu yang mereka dapatkan ini dijadikan bekal nanti ketika sudah besar terjun ketengah-tengah masyarakat. Jadi tidak hanya sekedar teori yang saya ajarkan di kelas, namun praktek langsung kita tanamkan kepada maindset siswa itu,” katanya.

Diakuinya jumlah hewan kuran tahun ini agak berkurang dikarenakan waktu pengumpulan dana berkurban cukup mepet, sehingga banyak orang tua juga yang telah terlanjur berkurban ditempat lain. “Kalau tahun lalu kita jauh-jauh hari telah diumumkan, makanya lebih banyak. Kita berharap tahun depan lebih banyak lagi orang yang hendak berkurban bersama siswa-siswi di SMPN 4 Batam ini,”harapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 4 Batam, Dra Desmizar, mengatakankegiatan kurban kali ini dijadikan motivasi bagi siswa kedepannya supaya belajar berkorban pada hari raya Idul Adha. Kegiatan kurban ini juga, kata dia, dijadikan ajang pembelajaran dalam penguatan pendidikan karakter (PPK) sesuai tuntutan dari Kurukulum 2013 (K-13). Maka dari itu untuk kegiatan keagamaan ini Panitia melibatkan para siswa.

“Guru tetap membimbing mengawasi dan mengarahkan, makanya gotong royong dalam prosesi kurban ini nampak terasa. Begitu pula kebersamaan antara guru, siswa dan orang tua yang hadir turut ikut campur membantu kegiatan kurab ini,” jelasnya.

Meski jumlah hewan kurban tahun ini berkurang, namun kata Desmizar, ibadah,dan hikmah serta dan ilmu yang didapat siswa cukup besar manfaatnya.

“Ilmu ini jadi bekal mereka dimasa depan setelah mampu berkurban ditengah-tengah masyarakat. Kita berharap dari kegiatan ini dapat membentuk jiwa siswa menjadi individu yang lebih peduli dan peka terhadap lingkungannya. Selain menjadi siswa yang cerdas, juga memiliki jiwa peduli terhadap sesama,” ucapnya lagi. (men)

Comment

News Feed